Berita

Rudal Iran/Net

Dunia

Ternyata, 22 Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer AS Yang Sudah Dikosongkan

RABU, 08 JANUARI 2020 | 14:41 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Menarik untuk menyimak serangan militer perdana dari Iran sebagai balas dendam mereka atas terbunuhnya Letnan Jenderal Qassem Soleimani.

Ada 22 rudal Iran menghajar dua pangkalan AS di Irak pada Rabu dinihari, 8 Januari 2020.

Ke-22 rudal itu rinciannya adalah 17 rudal mendarat di pangkalan Ain al-Assad dan 5 rudal lainnya mendarat di Erbil.


“Kemudian ada dua rudal tidak meledak" kata tentara Irak dalam keterangannya.

Serangan perdana ini dilakukan hanya hitungan jam seusai pemakaman Jenderal Soleimani.

Kemudian, serangan ini dipimpin langsung Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, bukan oleh Presiden Iran Hassan Rouhani atau pejabat lain di Pemerintahan Iran.

Perlu diketahui bahwa seluruh Pasukan Amerika telah dipindahkan dari pangkalan-pangkalan militer mereka di Irak.

Pemindahan dan pergeseran seluruh Pasukan Amerika dari Irak ke Kuwait dilaksanakan serentak hari Selasa (7/1) kemarin. Sehingga, H minus 1 sebelum Iran menyerang, di Irak sudah tidak ada pasukan Amerika.

Dalam hal ini, ada kemungkinan Pemerintah Irak memainkan peranan yang cukup strategis. Mereka paham bahwa situasi kebatinan semua pimpinan dan rakyat Iran sedang dalam keadaan berduka.

Jika Iran ingin balas dendam, Irak tampaknya bisa memahami itu. Sebab, kedatangan Soleimani ke Irak adalah atas undangan Pemerintah Irak sendiri untuk datang ke Baghdad pada hari naas itu.

Terlepas dari pemahaman yang cukup dalam dari Pemerintak Irak kepada Pemerintah Iran, Irak tampaknya tetap membantu Amerika Serikat.

Sehingga sepertinya sudah ada "bocoran" yang sampai ke telinga Amerika tentang rencana serangan militer Iran ke Irak pada hari ini.

Maka, jangan heran kalau pangkalan-pangkalan militer AS di Irak, sudah dalam keadaan kosong saat 22 rudal Iran menghajar dengan sangat keras dinihari tadi.

Yang dirasa perlu untuk disampaikan di sini adalah pesan perdamaian untuk Khamenei.

Jangan ada lagi rudal yang ditembakkan, apalagi ke pangkalan militer yang didalamnya ada pasukan koalisi yang berasal dari negara-negara sahabat yang lain.

Jangan korbankan negara lain, terutama pasukan militer mereka yang sedang bertugas di Timur Tengah, termasuk di Irak.

Negara-negara lain tidak bersalah dan tidak ada sangkut pautnya sama sekali dengan pembunuhan Soleimani.

Dan dalam perjalanan kariernya sebagai tentara yang luar biasa hebat, Soleimani tak pernah mau barbar menghabisi nyawa tentara tentara yang ditugaskan negaranya untuk ikut menjaga perdamaian dan keamanan dunia.

Soleimani, garang memerangi ISIS. Jadi, untuk Pemerintah Iran, padamkanlah api kemarahan, sekiranya api itu memang masih sangat besar sekali nyalanya.

Tak baik membuat warga dunia cemas. Tak baik juga jika mengorbankan tentara-tentara dari pasukan koalisi yang saat ini bertugas atas perintah negaranya demi menjaga perdamaian dan keamanan dunia.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya