Berita

Syarief Hasan/RMOL

Politik

Soal Natuna, Pimpinan MPR RI: Kita Terlalu Terlena

RABU, 08 JANUARI 2020 | 09:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Klaim sepihak Pemerintah Komunis China mengenai Pulau Natuna mestinya tidak terjadi kalau Indonesia bisa tegas dan tidak terlena oleh ucapan pejabat China.

Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan menyampaikan penyebab terjadinya pelanggaran di Natuna lantaran permasalahan mengenai nine dash-line belum terselesaikan sejak lama.

“Ya mungkin begini, sembilan garis putus-putus bukan sekarang aja munculnya, memang sudah lama. Jadi mungkin kelihatannya tidak diselesaikan pada saat garis-garis itu muncul,” ucap Syarief di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (7/1).


Penyebab lainnya, menurut Syarief, yakni pemerintah Indonesia kerap terlena dengan pernyataan pejabat China yang menyatakan menghargai kedaulatan teritorial NKRI.

“Sehingga kita mengambil asumsi bahwa 9 dash itu tidak ada pengaruhnya dan itu berulang-ulang pejabat China mengatakan itu. Dan ini sudah ditegaskan juga oleh Menlu pada saat rapat dengan Komisi I bahwa para pejabat China tidak ada masalah dengan rRepublik Indonesia,” katanya.

“Tetapi apapun yang terjadi semua ini kan sudah diatur dalam konvensi. Sehingga kita minta China untuk mentaatinya,” tandasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya