Berita

Anggota DPD RI, Fahira Idris/Net

Politik

Dukung Kebijakan Anies Soal Pembatasan Plastik, Fahira: Kita Jadikan Kebiasaan

SELASA, 07 JANUARI 2020 | 20:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara resmi melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai di pusat perbelanjaan, toko swalayan, hingga pasar rakyat di wilayah ibukota.

Keputusan tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) 142/2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat.

Kebijakan yang diambil Anies ini mendapat dukungan dari Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Fahira Idris.


"Misalnya dengan tidak lagi menggunakan sedotan plastik atau kalau belanja bawa kantong sendiri. Itu kita support kok," ungkapnya saat ditemui Kantor Berita Politik RMOL di Gedung F, Balaikota DKI Jakarta, Selasa (7/1).

Senator Jakarta ini berharap masyarakat ibukota dapat mulai beradaptasi dengan aturan yang diteken mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu pada 27 Desember 2019, dan telah diundangkan pada 31 Desember 2019 lalu.

"Masyarakat juga jangan kagetan. Ibarat kalau mau hujan kamu siapkan payung, nah ini kalau pergi keluar siapkan saja kantong-kantong. Di mobil, di tas juga ya. Kita jadikan itu sebuah kebiasaan," pungkasnya.

Nantinya aturan ini baru mulai efektif pada tanggal 1 Juli mendatang. Saat ini masih akan dilakukan sosialisasi secara bertahap.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya