Berita

Kivlan Zen mengaku mendanai demo Supersemar yang tak jadi dilaksanakan/RMOL

Hukum

Kivlan Zen Ngaku Keluarkan Dana Pribadi Untuk Biayai Demo Supersemar

SELASA, 07 JANUARI 2020 | 15:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen mengaku mengeluarkan dana pribadi untuk kepentingan demonstrasi peringatan Supersemar. Hal ini dilakukan Kivlan di Rumah Makan Padang di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Ia juga memerintahkan Helmi Kurniawan alias Iwan meminta tambahan dana Rp 50 juta dari Habil Marati.

Hal ini diungkapkan Kivlan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (7/1), saat bersaksi untuk terdakwa pengusaha Habil Marati.


"Uang saya sendiri. Dalam bentuk dolar Singapura, 15 ribu dolar Singapura untuk demonstrasi Supersemar di istana," ungkap Kivlan.

Kendati begitu, Kivlan menyebut tidak mengetahui pasti soal uang Rp 50 juta. Kivlan hanya tahu jumlah uang tambahan Rp 50 juta dari Habil Marati langsung.

"Saya nggak tahu, karena Helmi nggak laporan. Tapi Habil beri Rp 50 juta untuk demonstrasi," kata Kivlan.

Mendengar pernyataan Kivlan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) kemudian memberi pertanyaan tambahan.

"Apakah demo Supersemar itu dilaksanakan?" tanya Jaksa.

Kivlan menjawab bahwa demonstrasi urung dilakukan. "Saya cek di Istana, nggak ada demo," jawabnya.

Lebih lanjut, Kivlan mengajukan permohonan kepada Hakim Ketua Saifudin Zuhri agar sidang diskorsing lantaran kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk terus mengikuti sidang.

"Maaf yang mulia, saya tidak bisa melanjutkan, urat saraf saya kejepit," ucap Kivlan sembari agak merintih.

Setelah istirahat kurang lebih 30 menit, sidang dilanjutkan dan Kivlan menyatakan siap untuk agenda sidang konfrontir dengan Helmi.  

Dalam kasus ini, pengusaha Habil Marati didakwa atas kepemilikan senjata api (senpi) ilegal dan peluru tajam. Senpi dan peluru yang dibeli tanpa surat-surat didapatkan dari sejumlah orang.

Habil Marati diduga melakukan perbuatannya tersebut bersama-sama dengan Kivlan Zen, Helmi Kurniawan, Tajudin (Udin), Azwarmi, Irfansyah (Irfan), Adnil, dan Asmaizulfi alias Vivi.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya