Berita

Catatan Akhir Tahun 2019 KPA, Dari Aceh Sampai Papua: Urgensi Penanganan Konflik Agraria Struktural dan Jalan Pembaruan Agraria ke Depan/RMOL

Politik

Catatan KPA: Reforma Agraria Pemerintah Jokowi Brutal

SENIN, 06 JANUARI 2020 | 11:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jargon Pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk memperbaiki persoalan agraria atau dikenal dengan reforma agraria berjalan tidak tentu arah..

Bahkan, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) menilai kerja reforma agraria selain belum maksimal, justru malah terlihat brutal.

"Catatan penting (reforma agraria) tahun 2019 adalah brutalias," ujar Ketua dewan KPA Iwan Nurdin saat membuka acara peluncuran 'Catatan Akhir Tahun 2019 KPA, Dari Aceh Sampai Papua: Urgensi Penanganan Konflik Agraria Struktural dan Jalan Pembaruan Agraria ke Depan', di Cemara 6 Galeri Museum, Menteng, Jakarta, Senin (6/1).


Lebih lanjut, Iwan menyebut 'brutalitas' yang dimaksudkannya adalah cara kerja aparat pemerintahan yang belum bisa menyelesaikan banyak masalah agraria di Indonesia.

"Konflik agraria di Indonesia ini hampir tidak ada penyelesainnya. Jalur laporannya banyak, ada Komnas HAM, Mabes Polri, Pemda, DPR RI, tapi tidak ada yang mampu menyelesaikan. Kita seperti terus mengulang kejadian, terus menerus mengulang," jelasnya.

Dia menambahkan bahwa kebrutalan dalam permasalahan agraria harus diselesaikan sampai tuntas. Pasalnya, brutal bukan lagi soal konflik antar warga tetapi warga dengan aparat.

"Terdapat brutalitas yang luar biasa. Baik yang diakibatkan oleh konflik agraria, akibat aparat, dan sebagainya. Ini penting agar situasi ini tidak berulang," pungkasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya