Berita

Marzuki Alie/Net

Politik

Eks Ketua DPR Sindir Kabinet Yang Tidak Satu Suara Sikapi China Di Natuna

SENIN, 06 JANUARI 2020 | 08:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah seperti tidak satu suara dalam memberi pernyataan sikap mengenai pelanggaran pemerintah komunis China di wilayah kedaulatan Indonesia di Laut Natuna Utara.

Selain berbeda, pernyataan yang diberikan ke publik juga sering bertentangan. Misalnya Presiden Joko Widodo dan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang menginginkan soft diplomasi dan tidak ingin masalah di Natuna dibesar-besarkan.

Menteri Pertahanan prabowo Subianto menyatakan akan ikut dengan arahan


Tapi di satu sisi, Menko Polhukam Mahfud MD tegas menolak menolak diplomasi dan Menlu Retno menegaskan tidak mengakui klaim China.

“Ada menteri bilang jangan ribut, presiden bilang soft diplomacy, menkopolhukam tolak diplomasi, Menhan ikut arahan presiden, menlu bersikap tegas,” singgung mantan Ketua DPR Marzuki Alie yang tampak bingung dengan sikap pemerintah, dalam akun Twitter pribadinya, Senin (6/1).

Menurutnya, semua menteri di kabinet harus sejalan dengan presiden. Sebab, mereka semua masih dalam naungan Kabinet Indonesia Maju. Artinya, harus satu suara dalam bersikap, terutama menyikapi kedaulatan negara yang dilanggar.

“Ini kabinet Indonesia Maju. Ayo para menteri, siapa yang presiden sebenarnya,” pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya