Berita

Presiden Joko Widodo dan mantan Presiden SBY/Net

Politik

Jokowi Disarankan Tugaskan SBY Sebagai Utusan Untuk Urusan Natuna

SENIN, 06 JANUARI 2020 | 00:49 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Sengketa dengan negara sahabat Republik Rakyat China (RRC) terkait klaim di perairan Pulau Natuna tidak bisa dilakukan dengan serampangan.

Perlu cara yang tepat, dan menggunakan semua sumber diplomasi yang kita miliki.

Nah, dalam hal diplomasi, menurut politisi Partai Demokrat, Indonesia punya dua sumber daya diplomasi yang hebat. Pertama, Presiden Jokowi. Selanjutnya, mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.


“Beliau (SBY) sahabat Presiden Xi Jinping, Hu Jintao dan Wen Jiabao. Sejak dulu akrab. Jika dibutuhkan bisa juga negara mengutus beliau,” ujar Jansen.

Menurut hemat Jansen, hubungan baik mantan presiden adalah modal bangsa. Misalnya, Presiden Soekarno akrab dengan pemimpin Korea Utara Kim Il Sung. Ini membuat bagaimanapun juga hubungan Indonesia dan Korea Utara tetap hangat.

Dia menegaskan, soal kedaulatan negara dirinya mengikuti mahzab persatuan.

“Mahzab saya, soal kedaulatan kita padu bersatu! Pak Jokowi selaku “Commander in Chief" dan “Diplomat in Chief" pimpin kami rakyat Indonesia ini. Putuskan yang terbaik,”  ujarnya.

Jansen menambahkan, dirinya masih hijau soal  politik luar negeri ini. Tidak seperti untuk urusan politik lokal dan hukum.

“Tapi itulah masukan saya. Bagi saya mantan Presiden itu adalah aset bangsanya. Pertemanan Pak SBY dengan Xi Jinping, Putin, Erdogan dan lain-lain adalah juga milik bangsa ini. Jika dibutuhkan kapanpun bisa dipakai,” demikian Jansen.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya