Berita

Kapal Coast Guard China/Net

Politik

Pakar: Indonesia Tidak Bisa Asal Tembak Kapal China

MINGGU, 05 JANUARI 2020 | 11:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masuknya kapal penangkap ikan China dengan pengwalan kapal coast guard tidak bisa ditanggapi dengan gegabah oleh Indonesia.

Begitu dikatakan pakar diplomasi pertahanan, Anak Agung Banyu Perwita saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (5/1).

"Ada perbedaan interpretasi hukum bahwa China melanggar ZEE Indonesia, banyak yang salah paham ini seakan-akan melanggar teritorial. Ini harus diluruskan," ujar Agung.


Agung menjelaskan ZEE atau zona ekonomi ekslusif adalah wilayah dimana satu negara memiliki hak berdaulat. Hal ini berbeda dengan wilayah kedaulatan penuh negara.

"China itu kapal nelayannya yabg ditemani coast guard itu melanggal ZEE dimana Indonesia punya hak berdaulat (sovereign right), itu berbeda dengan kedaulatan penuh yang ada di dalam teritorial yaitu 12 mil dari pangkal pantai," jelasnya.

Langkah cepat semacam pendekatan militer dengan senjata, kata dia, bisa dilakukan Indonesia dan negara manapun jika ada negara lain masuk tanpa izin di zona teritorial 12 mil.

"Tapi kalau di ZEE itu, kita tidak boleh langsung main tembak atau segala macam," tegas akademinis President University ini.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya