Berita

Mantan Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli/Ist

Politik

Pesan Rizal Ramli: Kita Harus Lawan Siapapun Yang Mengganggu Kedaulatan

MINGGU, 05 JANUARI 2020 | 11:37 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pelanggaran Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia yang dilakukan Coast Guard dan kapal-kapal nelayan China sudah barang tentu menarik perhatian mantan Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli.

Rizal Ramli juga menyimak sikap pemerintahan Partai Komunis China yang disampaikan Jurubicara Kemlu negeri tirai bambu itu, Geng Shuang, serta respon yang diberikan oleh menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju.

Menurut Rizal dalam pesannya yang diterima redaksi beberapa saat lalu, seluruh elemen masyarakat dan pemerintah Indonesia jangan ragu untuk membela kedaulatan dan integritas wilayah.


Bersahabat dengan negara lain, bukan berarti kita harus membiarkan diri kita dijajah.

“Kita ingin berteman dgn siapa saya. Tetapi kita harus melawan siapapun yang menganggu kedaulatan dan integritas wilayah Indonesia,” ujar Rizal Ramli.

Rizal juga menyadari bahwa perbandingan persenjataan antara Indonesia dan China cukup signifikan. Tetapi, katanya lagi, di masa lalu rakyat di Nusantara ini pernah memperlihatkan kemenangan melawan pihak asing yang ingin menguasai.

“Tidak usah kecil hati kalau kita belum unggul hardware. Serbuan Kubilai Khan kita patahkan, Sekutu di Surabaya kita kalahkan. Kita bangsa hebat!” demikian Rizal Ramli.

Ketika masih menjabat sebagai Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli dan Kementerian yang dipimpinnya menginisiasi penggunaan nama baru untuk perairan di sekitar Laut Natuna yang telah dipastikan sebagai milik Indonesia. Nama baru yang digunakan adalah Laut Natuna Utara.

Di tahun 2017, saat itu Rizal Ramli sudah tidak menjadi Menko Maritim dan Sumber Daya lagi, peta baru itu diumumkan. Tidak lama setelah pengumuman itu, pemerintah China memprotes keras, diikuti oleh sikap Indonesia yang melemah.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya