Berita

Pasca serangan udara di Tripoli/Net

Dunia

Serangan Udara Hantam Akademi Militer Di Tripoli, 28 Orang Meninggal Dunia

MINGGU, 05 JANUARI 2020 | 10:02 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak 28 orang meninggal dunia dalam serangan yang terjadi di akademi militer di ibukota Libya, Tripoli akhir pekan pekan ini,

Diketahui bahwa Tripoli yang berada di bawah kendali Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui secara internasional, menghadapi serangan dari Tentara Nasional Libya (LNA) Khalifa Haftar yang dimulai pada bulan April lalu.

Serangan terbaru itu merupakan bagian dari pertempuran kedua kubu tersebut.


Pasukan yang bersekutu dengan GNA menggambarkan serangan di kamp militer di Al-Hadhba tersebut sebagai pemboman udara dari LNA. Namun seorang juru bicara LNA membantah tuduhan tersebut.

Dikabarkan Reuters, Menteri kesehatan untuk GNA, Hamid bin Omar mengatakan bahwa jumlah orang yang tewas dan terluka masih meningkat.

Sementara itu, jurubicara layanan ambulans Tripoli Osama Ali mengatakan bahwa ditemukan beberapa bagian tubuh yang tidak dapat segera dihitung oleh para ahli forensik.

Sebelumnya, layanan ambulan meminta gencatan senjata sementara untuk memungkinkan anggotanya mengambil mayat lima warga sipil yang tewas di daerah selatan Tripoli tengah, dan mengungsikan keluarga yang tinggal di sana.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya