Berita

Gubernur Anies Baswedan di tengah warga korban banjir/Net

Politik

Lieus Sungkharisma: Banjir Jakarta Cara Tuhan Menguji Anies Jadi Presiden

MINGGU, 05 JANUARI 2020 | 00:44 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Musibah banjir yang melanda Jakarta di penghujung tahun 2019 dan di awal tahun 2020, ternyata tak hanya mengundang banyak keprihatinan, tapi juga ajang bagi sekelompok orang untuk melakukan character assasination terhadap Gubernur DKI, Anies Baswedan.

Belum lagi kering lantai rumah warga Jakarta akibat musibah banjir itu, melalui media sosial Facebook bahkan muncul ajakan oleh sekelompok orang untuk mengajukan gugatan class action ke Pemprov. DKI Jakarta.

Orang-orang itu bahkan sudah menyiapkan gugatan class action dan melalui Facebook mengajak warga mengajukan tuntutan ganti rugi terhadap Anies dengan mengumpulkan data kerugian, KTP dan nomor HP.


“Sedih saya. Di tengah musibah ini masih saja ada orang yang memanfaatkan situasi untuk keuntungan pribadi,” ujar koordinator Forum Rakyat, Lieus Sungkharisma, saat dikonfirmasi tentang munculnya ajakan class action itu.

Padahal, kata Lieus, sebagai warga Jakarta ia melihat apa yang sudah dilakukan Anies Baswedan dalam mengatasi musibah banjir yang terjadi kali ini sudah sangat luar biasa.

“Nyaris sepanjang waktu, selama banjir ini, saya melihat pak Anies keliling ke berbagai tempat terdampak banjir. Tidak hanya meninjau lokasi yang terkena banjir, tapi bahkan dia turun langsung ke air dan ikut berbasah-basah dengan warga,” kata Lieus. Jadi, tambah Lieus, aneh saja jika ada orang yang mengatakan sebagai gubernur Anies lalai.

Yang lebih mengherankan, tambah Lieus, meski banjir kali ini tak hanya melanda Jakarta, tapi juga Jawa Barat dan Banten, bahkan di dua propinsi itu kondisi banjirnya jauh lebih parah, tapi kok tetap saja Anies yang dibully. “Saja jadi berpikir, jangan-jangan pem-bully-an terhadap Anies itu sengaja dilakukan secara sistematis sebagai upaya pembusukan terhadap diri pak Anies,” katanya.

Padahal, kata Lieus, sebagai warga Jakarta ia mengetahui Anies bahkan masih terus bekerja mengatasi banjir tersebut meski banjir mulai surut.

“Besok hari Minggu (5/1), ia bahkan mengajak seluruh warga Jakarta untuk melakukan kerja bakti dan bergotong royong membersihkan lingkungan bersama-sama dengan aparatur kelurahan dan seluruh jajaran Pemprov. DKI,” ujar Lieus.

Melihat bagaimana Anies bekerja mengatasi banjir kali ini, menurut Lieus bisa jadi musibah banjir di penghujung 2019 ini merupakan ujian Tuhan kepada Anies untuk menjadi Presiden Indonesia di masa datang.

“Siapa tau ini adalah ujian Tuhan untuk Pak Anies. Kalau Pak Anies berhasil mengatasi dampak dari musibah ini dan mengembalikan kehidupan warga Jakarta seperti sebelum musibah terjadi, berarti ia lulus ujian dan pantas untuk menjadi Presiden Indonesia di masa datang,” jelas Lieus.

Sebab, tambah Lieus, banjir yang melanda Jakarta bukanlah baru pertama kali terjadi.

“Sudah sejak jaman Tarumanegara hingga Batavia sampai bernama Jakarta sekarang ini, musibah banjir terus terjadi,” jelasnya.

Jadi banjir di Jakarta, kata Lieus, merupakan siklus tahunan.

“Sejak dulu sudah banyak upaya yang dilakukan pemerintah untuk menanggulangi banjir. Tapi sampai hari ini memang belum ditemukan solusi yang tepat untuk mengatasi musibah tersebut,” katanya.

Jadi, tegas Lieus, bukan salah Anies Baswedan kalau Jakarta masih terus kebanjiran.

“Pemerintah pusat pun sesungguhnya ikut bertanggungjawab untuk mengatasinya,” tegas Lieus.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya