Berita

Presenter Callista Wijaya/Net

Entertainment

Jadi Korban Jiwasraya, Presenter Callista Wijaya Mengadu Pada Erick Thohir Dan Jokowi

JUMAT, 03 JANUARI 2020 | 07:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kasus Jiwasraya rupanya berdampak pada presenter dan aktris Callista Wijaya. Investasinya di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) tidak kunjung dibayarkan.

Dalam aturan yang tertuang, harusnya pada September 2019 Callista sudah bisa mencairkan dana pokok yang ia investasikan.

Callista mengaku berkali-kali menghubungi pihak Jiwasraya untuk menarik uangnya tersebut, namun ia hanya mendapat janji-janji.


Ia mulai menjadi nasabah Jiwasraya pada 2018, atas rekomendasi BTN. Harusnya di September 2019  sudah bisa diambil dana pokoknya.

"Diijanjikan belum tau sampai kapan," ungkapnya.

Uang sebesar Rp1,5 miliar itu ia ikutkan dalam program JS Proteksi Plan, salah satu produk bancassurance Jiwasraya.

"Padahal uang itu sudah direncanakan untuk banyak hal termasuk untuk biaya berobat ibu saya dan modal usaha lainnya. Sekarang jadi berantakan akibat permasalahan Jiwasraya ini yang sebelumnya sangat kita percayai sebagai salah satu produk investasi BUMN yang diawasi oleh OJK," keluh Calllista.

Callista pun mengadu kepada Menteri BUMN Erick Tohir hingga Presiden Joko Widodo. Ia berharap  kasus Jiwasraya bisa segera dibereskan.

Melalui akun Instagram ia mengutarakan isi hatinya. "Tolong kepada Pak Erick Tohir dan Pak Jokowi untuk segera diselesaikan permasalahan investasi milik BUMN ini. Karena sudah lewat satu tahun JSPP saya belum bisa dicairkan pokoknya," tulisnya, sambil memention akun  Erick Tohir dan Joko Widodo.

Callista menyayangkan pihak BTN sebagai pihak yang menawarkan asuransi tersebut yang dianggapnya tidak bisa bertanggungjawab.

Selain program JS Proteksi Plan yang ia ikuti, ia juga ikut program asuransi pendidikan untuk anaknya di Jiwasraya.

"Udah jalan empat tahun, senilai Rp 245 juta," terang Callista.

Callista adalah satu dari sekian banyak nasabah yang sampai hari ini menunggu kejelasan pihak Jiwasraya.

Perusahaan asuransi Jiwasraya memastikan pembayaran kewajiban sebesar Rp 12,4 triliun yang dijanjikan pada Desember 2019, tetapi tidak bisa terlaksana.
Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko menyampaikan permintaan maafnya karena tidak bisa membayarkan klaim nasabah.

"Tentu tidak bisa karena sumbernya dari corporate action. Saya tidak bisa memastikan. Saya minta maaf kepada nasabah," kata Hexana dalam rapat Komisi VI DPR RI, Senin (16/12) lalu.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya