Berita

Ajang Leadership Outlook 2020/RMOL

Nusantara

Leadership Outlook 2020: Emil Dardak Pemimpin Milenial Potensial

SELASA, 31 DESEMBER 2019 | 15:40 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

KAHMI Institute menilai Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak sebagai salah satu figur pemimpin milenial yang cukup sukses membuktikan kinerjanya di usia muda.

Dalam Pilgub Jatim 2018 lalu, Emil-yang kelahiran tahun 1984 itu-mendampingi Khofifah Indar Prawansa berhasil memenangkan Pilgub Jawa Timur. Namanya pun tercatat sebagai wakil gubernur termuda di Indonesia.  

Menjadi orang nomor dua di Jatim merupakan lonjakan karir politik yang sangat berarti setelah pada 2015, Emil memenangkan Pilkada Trenggalek. Meskipun masih berusia muda, namun pendidikan, karir dan pengalaman Emil membuktikan bahwa warga Jawa Timur tidak salah memilihnya.


Penggagas KAHMI Institute sekaligus anggota Komisi II DPR-RI, Kamrussamad, di ajang Leadership Outlook 2020 yang digelar di Jakarta, Selasa (31/12), mengatakan, Emil termasuk calon pemimpin potensial bersama sederet nama lain seperti Anies Baswedan, Andika Perkasa dan Listyo Sigit Prabowo.

Ia mengatakan, Leadership Outlook 2020 yang mengangkat tema "Potret Kinerja Pemimpin Potensial" tersebut bertujuan untuk memberikan masukan positif agar dapat menjadi pemimpin yang amanah dan berbuat lebih banyak bagi bangsa. Juga menginspirasi generasi milenial sebagai pemimpin muda potensial.

"Masa depan bangsa ada di pundak mereka. Untuk itulah seorang pemimpin harus terbuka terhadap segala masukan yang di sampaikan oleh para stakeholder," katanya.

Pada bagian lain, politisi dari Partai Gerindra itu juga mengapresiasi pemerintahan Jokowi-Maruf Amin yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkiprah sebagai calon pemimpin masa depan.

"Potret kepemimpinan transformatif menjadi tipe pilihan ideal dan semakin dekat dengan yang diharapkan masyarakat. Gaya kepemimpinan terbuka, dinamis dan komunikatif menjadi ciri yang menarik pemimpin millennial," ujar dia.

Kamrussamad menilai, saat ini tengah terjadi pergeseran dalam gaya kepemimpinan seiring dengan perkembangan teknologi yang mengubah pola kehidupan manusia di dunia. Tidak ada batas minimum bagi pemuda mendapat amanah besar di kursi pengambil kebijakan dan bahkan pada level strategis di dalam pemerintahan. Generasi millennial yang berpotensi, perlahan sudah harus diberikan kesempatan dalam ruang formal untuk mengambil peran sebagai policy maker.

Pada era milenial, pemerintahan yang efektif akan terwujud apabila para pemimpin dapat memenuhi kualifikasi-kualifikasi sebagai pemimpin yang kredibel. Adapun kualifikasi yang disebutnya yakni mempunyai kemampuan, intelektual, dan visi yang jauh ke depan. Selain itu, pemimpin yang baik juga harus memiliki integritas, kejujuran, dan kesetiaan pada kepentingan rakyat.

Dia berharap, para pemimpin muda ini bisa membangun Indonesia dengan fondasi kemandirian dan entrepreneurship. Oleh karena itu, para pemimpin muda milenial tersebut harus bisa mengikuti perkembangan teknologi dalam menghadapi era globalisasi.

Sebagai informasi, ajang Leadership Outlook 2020 tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber lain seperti, pakar ekonomi Prof. Anthony Budiawan, pengamat demokrasi Ray Rangkuti dan Juru Bicara FPI, Munarman.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Main di Kandang PSIM, Persija Menang Telak 4-0

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:49

Cukai MBDK Mulai Dipungut Semester II/2027, Target Rp1,7 Triliun

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30

DPR Ingatkan Bijak di Ruang Digital dan Cegah Perundungan Siber

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:51

Ekspor Emas Anjlok, Bea Cukai Ungkap Perusahaan Tahan Pengiriman

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:38

Usai Dilantik, Kapolda Metro Jaya Serap Aspirasi Insan Pers

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:30

Tegas dan Loyal, Demokrat: Tidak Ada Nama Selain Prabowo untuk Kontestasi 2029

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:36

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

YLBHI Minta Polresta Solo Hentikan Dugaan Kriminalisasi Kasus Perdata jadi Pidana

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:36

Pertamina Perkuat Pengelolaan Sampah Mandalika Lewat Dukungan untuk Bank Sampah Putri Nyale

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:09

Selengkapnya