Berita

Anggota Komisi II dari Fraksi Gerindra Kamrussamad/Net

Politik

KPU Dan Bawaslu, Hati-hati Ada ‘Anak Istana’ Di Pilkada 2020!

SELASA, 31 DESEMBER 2019 | 13:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) harus berhati-hati dalam menghadapi Pilkada Serentak 2020. Pasalnya, ada keluarga presiden dan wakil presiden yang ikut berlaga dalam pilkada yang digelar di 271 daerah.

Keluarga Istana yang berlaga adalah anak sulung Presiden Joko Widodo Gibran Rakabaming Raka dan menantunya Bobby Nasution. Gibran akan maju di Pilkada Solo, sedang Bobby di Pilkada Medan.

Selain itu, ada juga anak dari Wakil Presiden KH Maruf Amin, Siti Nur Azizah yang maju dalam kontestasi Pilkada 2020.


Begitu kata anggota Komisi II dari Fraksi Gerindra Kamrussamad usai forum diskusi Leadership Outlook 2020: Potret Kinerja Pemimpin Potensial yang diselenggarakan KAHMI Institute di Hotel Double Tree, Pegangsaan, Jakarta Pusat, Selasa (31/12).

Menurutnya, Bawaslu dan KPU harus benar-benar netral. Sebab, masyarakat sudah berspekulasi bahwa anak-anak Istana berpotensi menyalahgunakan wewenang.

“Itu yang sudah kita ingatkan kepada penyelenggara pemilu supaya hati-hati, karena ada dampak langsung maupun tidak langsung terhadap akibat hubungan kekerabatan dari calon nantinya. Baik di tingkat lokal maupun di tingkat nasional,” kata Kamrussamad.

Mengenai adanya anggapan publik perihal maju anak-anak istana menjadi pilwakot yang bakal merusak sistem demokrasi Indonesia. Kamrussamad berpandangan, sebaliknya justru dengan demokrasi Indonesia siapapun boleh menjadi seorang pemimpin baik di tngkat daerah maupun nasional.

“Mau dia putra putri dari seorang politisi boleh, mau dia putra putri dari seorang pengusaha juga boleh punya hak yang sama untuk maju dalam kepala daerah,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya