Berita

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad/RMOL

Politik

Skandal Jiwasraya, Sufmi Dasco: Yang Penting Dicari Kemana Uangnya

SENIN, 30 DESEMBER 2019 | 12:37 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kasus gagalnya pembayaran polis nasabah JS Saving Plan oleh perusahaan BUMN PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) menuai polemik.

Anggota Komisi VI DPR RI juga berencana membentuk panitia khusus investigasi kasus mega korupsi Jiwasraya untuk mengungkap ke mana aliran dana hampir Rp. 14 triliun milik nasabah itu.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan Komisi VI dan Komisi XI nantinya akan duduk bersama untuk membahas kasus Jiwasraya.


Untuk saat ini, kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini, kedua komisi tersebut sudah meminta untuk membuat surat mengadakan audit terhadap Jiwasraya.

“Dan saya pikir Komisi VI dan Komisi XI dalam rapim yang akan datang  ada usulan untuk membikin pansus terhadap Jiwasraya,” ujar Dasco di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/12).

Soal adanya dugaan dalam kasus Jiwasraya yang menyeret nama-nama besar di pemerintahan seperti Menteri BUMN, Erick Thohir dan juga Dirut Jiwasraya yang sempat menjadi orang tim Kantor staf Presiden, Hary Prasetyo. Dasco meminta tidak perlu dibesar-besarkan.

“Nanti kalau itu kemudian sudah didalami, baru kita tahu itu larinya uang ke mana, untuk apa? jadi sebaiknya menurut saya polemik-polemik yang tak perlu itu sebaiknya tidak usah kemudian diungkapkan untuk tidak memanaskan suasana,” jelasnya.

Soal adanya pihak yang didua terkait kasus itu dan saling menyalahkan, Dasco memastikan untuk saat ini anggota dewan masih fokus pada penelusuran ke mana dana tersebut mengalir.

“Yang penting dicari kemana uangnya. Lalu gimana solusinua, kan kasian ini nasabah-nasabah yang sekian banyak kehilangan uangnya," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya