Berita

Menhan Prabowo Subianto/Net

Politik

Prabowo Siap Jadikan Papua Damai Dan Aman

JUMAT, 27 DESEMBER 2019 | 07:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyambut baik  permintaan mantan Kepala BIN AM Hendropriyono agar semua jajaran pemerintahan terlibat dalam penuntasan OPM (Organisasi Papua Merdeka).

Prabowo siap turun tangan memenangkan hati warga Papua.

Sebelumnya, Hendropriyono menilai OPM bukan lagi kelompok kriminal bersenjata, tapi sudah masuk kategori pemberontak. Karena itu, diperlukan sinergi seluruh jajaran pemerintah untuk menyelesaikannya. Penuntasan OPM harus ditempuh lewat jalur diplomasi internasional. Penanganan tak bisa hanya lewat gerilya hutan.


"Perlu peran Menhan, Menko Polhukam, dan semuanya berpartisipasi menyelesaikan masalah ini. Karena OPM sudah lama bergerak di level politik dan diplomasi internasional," kata Hendropriyono kepada wartawan, Kamis (26/12).

Hendropriyono pun menyampaikan keprihatinannya terkait media asing yang mengulang-ulang pemberitaan tentang Papua yang bersifat provokasi.

"Ini sudah dalam keadaan, menurut saya, kritis. Saya lihat kemarin berita di media Australia berita diulang-ulang tentang Papua, tentang kasus Papua, yang betul-betul memprovokasi," ucap Hendropriyono.

Untuk itu Hendropriyono berharap para pejabat pemerintahan segera mengambil langkah. Apalagi dia mendengar info intelijen akan ada penyerangan Freeport Indonesia.

"Kalau ini sampai terjadi, kita sudah ada di the point of no return dan kita akan kalah," pungkasnya.

Stafsus Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak, merespon saran Hendropriyono. Ia memastikan masalah Papua menjadi salah satu perhatian Prabowo.

"Sejak awal menjabat, salah satu perhatian Pak Prabowo adalah masalah Papua secara keseluruhan. Beliau terus-menerus berkoordinasi dan memastikan Papua damai dan terjaga keamanannya di satu sisi," kata Dahnil, Kamis (26/12).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya