Berita

Andre Rosiade/RMOL

Politik

Mayoritas Anggota Komisi VI DPR Setuju Pembentukan Pansus Jiwasraya

KAMIS, 26 DESEMBER 2019 | 18:29 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kasus dugaan mega korupsi perusahaan asuransi milik BUMN PT. Jiwasraya mendapatkan perhatian penuh dari kalangan Komisi VI DPR RI.

Para anggota Komisi VI angkat bicara mengenai kasus gagalnya Jiwasraya membayar polis nasabah JS Saving Plan senilai Rp. 12 triliun.

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan, koleganya di Komisi VI menginginkan terbentuknya panitia khusus (Pansus) untuk menginvestigasi kasus mega korupsi Jiwasraya.


"Jadi memang kita tunggu dulu hasilnya rapat gabungan ini, tapi memang selain menunggu hasil rapat gabungan anggota Komisi VI mayoritas menginginkan Pansus dibentuk. Jadi mayoritas Komisi VI yang saya rasakan menginginkan Pansus dibentuk," ucap Andre saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (26/12).

Dia menjelaskan, untuk membentuk Pansus tersebut DPR tidak boleh sembarangan, harus melalui mekanisme dan perundingan antar komisi.

"Tapi tentu pembentukan ini ada mekanisme dan proses ya, kita lalui dulu rapat gabungan ini sehingga kita tahu perkembangannya seperti apa," katanya.

Tapi intinya, lanjut Andre lagi, mayoritas anggota Komisi VI menginginkan agar Pansus Jiwasraya bisa dibentuk supaya kasus ini bisa dituntaskan.

"Tapi saya tekankan lagi ada mekanisme yang perlu kita lewati, salah satunya adalah rapat gabungan antara Komisi VI dan Komisi XI dulu, setelah itu baru nanti kita akan mengambil keputusan," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya