Berita

Mahfud MD dan Royson Jordany/Net

Politik

Foto Mahfud Dan Bocah Pengancam Jokowi Viral, Iwan Sumule: Pantes Nggak Ditangkap

KAMIS, 26 DESEMBER 2019 | 09:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebuah foto yang menampilkan Menko Polhukam Mahfud MD dan seorang anak bernama Royson Jordany Tjahja viral di media sosial.

Foto ini pertama kali diunggah di akun Instagram, milik Royson @roysonjordany pada Rabu (25/12) lalu.

Foto tersebut menjadi viral mengingat Royson merupakan pemuda yang pernah melakukan penghinaan pada Presiden Joko Widodo.


Hinaan itu sempat diabadikan dan viral di media sosial. Royson yang bertelanjang dada mengangkat foto Jokowi dan sesekali mengeluarkan ancaman sambil menunjuk-nunjuk foto tersebut. Dari mulutnya sempat terucap ancaman untuk menembak kepala Jokowi.

Pihak kepolisian sempat menyebut bahwa kasus hukum Royson telah berlangsung dan telah mendapatkan vonis dari pengadilan negeri. Meski demikian, vonis yang dimaksud masih samar.

Adapun dalam foto yang diunggah di Instagram, Royson menggunggah sejumlah foto dirinya dan kawan-kawan bersama sejumlah pejabat. Mulai dari Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menpora Zainuddin Amali, dan Menko Mahfud.

Foto ini kemudian mendapat tanggapan dari Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule. Dia menyinggung mengenai masalah ketidakadilan yang akan menjadi bom waktu bagi pemerintah.

“Kalau ketidakadilan terus terjadi, tinggal tunggu waktu, akan ada "amuk" sebagai dampak,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi sesaat lalu, Kamis (26/12).

Menurutnya, negara atau pemerintah mesti melindungi seluruh rakyat, bukan diskriminatif dan hanya melindungi warga tertentu.

Sementara mengenai foto Royson dan sejumlah pejabat, Iwan menyebut kedekatan dengan penguasa membuat bocah berusia 17 tahun itu tidak diproses secara semestinya.  

“Pantes saja anak itu tak ditangkap, ternyata dekat dgn penguasa. Brengsek,” kesalnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya