Berita

Irjen Nana Sudjana/Net

Nusantara

Bukan Sosok Asing, Nana Sudjana Diyakini Bisa Jaga Keamanan Ibukota

RABU, 25 DESEMBER 2019 | 16:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Penunjukkan Irjen Nana Sudjana sebagai Kapolda Metro Jaya disambut baik kalangan ulama. Selain sebagai sosok religius, Nana dipandang mempunyai pengalaman khusus dalam mengamankan ibukota.

"Dilihat dari rekam jejaknya, Pak Nana bukan sosok yang asing di lingkungan Ibukota Jakarta. Bahkan beliau ikut berperan dalam mengamankan ibukota pada saat gonjang-ganjing reformasi 1998," kata pengasuh Pondok Pesantren Almahbubiyah, Jakarta, KH. Manarul Hidayat, Rabu (25/12).

Mustayar PBNU ini mengungkapkan saat peristiwa reformasi 1998, Nana menjabat sebagai Kasat Intelkam Polda Metro. Sebagai perwira menengah, saat suasana sedang genting, sosok Nana aktif mendekati kelompok-kelompok masyarakat agar tidak disusupi oleh kelompok-kelompok yang berniat mengacaukan ibukota.


"Dan pada saat kondisi sosial dan politik belum terlalu stabil pasca reformasi, Pak Nana sebagai Direktur Intelkam Polda Metro relatif mampu menjaga kondisi keamanan dan ketertiban ibukota," katanya.

Kiai Manarul menilai orang nomor satu di Polda Metro harus mempunyai pengalaman langsung dalam menangani keamanan ibukota. Pengalaman tersebut diperlukan agar dalam setiap pengambilan kebijakan keamanan, bisa diambil pendekatan dan metode yang tepat.

"Jakarta ini merupakan pusat politik dan ekonomi Indonesia. Penduduknya sangat beragam, tarikan kepentingan antar kelompok juga sangat kuat. Dengan pengalamannya Pak Nana merupakan sosok tepat menjabat sebagai Kapolda Metro," katanya.

Irjen Nana Sudjana dimutasi menjadi Kapolda Metro Jaya berdasarkan telegram rahasia omor ST/3331/XII/KEP/2019, yang dikeluarkan Kapolri Jenderal Idham Azis, Jumat (20/12). Nana yang sebelumnya menjabat Kapolda NTB akan menggantikan posisi Irjen Gatot Eddy Pramono yang dimutasi menjadi Wakapolri.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya