Berita

Pasu Fransiskus/Net

Dunia

Pesan Malam Natal, Paus Fransiskus Singgung Skandal Gereja

RABU, 25 DESEMBER 2019 | 07:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin gereja Katolik Roma Paus Fransiskus memimpin Misa Malam Natal di Basilika Santo Petrus (Selasa, 23/12).

Seperti kebiasaan pada Malam Natal, paus yang berusia 83 tahun itu menekankan khotbahnya di sekitar makna spiritual dan pribadi ketika malam ketika Yesus dilahirkan di Betlehem.

"Natal mengingatkan kita bahwa Tuhan terus mencintai kita semua, bahkan yang terburuk dari kita," kata Paus Fransiskus.


"Anda mungkin memiliki gagasan yang salah, Anda mungkin telah mengacaukan segalanya, tetapi Tuhan terus mengasihi Anda. Seberapa sering kita berpikir bahwa Tuhan itu baik jika kita baik dan menghukum kita jika kita jahat," sambungnya.

Dalam pesan yang sama, dia mendesak umat Katolik di seluruh dunia untuk tidak membiarkan kegagalan Gereja membuat mereka menjauh dari menerima kasih Tuhan.

Tanpa menyebut mereka secara khusus, Paus Fransiskus juga merujuk pada masalah Gereja baru-baru ini, termasuk upaya untuk mengatasi skandal pelecehan seksual yang berkelanjutan di seluruh dunia dan penyimpangan keuangan.
"Mari kita merenungkan Anak dan membiarkan diri kita terperangkap dalam kasihnya yang lembut. Maka kita tidak memiliki alasan lebih lanjut untuk tidak membiarkan diri kita dicintai olehnya," ujarnya.

"Apa pun yang salah dalam hidup kita, apa pun yang tidak bekerja di Gereja, masalah apa pun yang ada di dunia, tidak akan lagi berfungsi sebagai alasan. Itu akan menjadi yang kedua, karena dihadapkan dengan cinta Yesus yang luar biasa, cinta yang sangat lemah lembut dan kedekatan, kita tidak punya alasan," sambungnya seperti dimuat Reuters.

Paus Fransiskus biasanya menyampaikan pesan pada Malam Natal dan Hari Natal. Berbeda dengan pesan Malam Natal, pesan hari Natal biasanya lebih menekankan tentang pentingnya makna Natal di tengah-tengah perang dan konflik masyarakat kontemporer.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya