Berita

Gedung DPR/Net

Politik

Jangan Seenaknya Kritik, DPR Juga Ikut Bersalah Atas Kasus Jiwasraya

SENIN, 23 DESEMBER 2019 | 16:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Permasalahan yang kini dialami perusahaan BUMN Jiwasraya merupakan kesalahan dari lembaga eskutif dan legislatif. Pasalnya, sebagai lembaga pengawas, jika kinerja DPR benar tentu sejak awal bisa menemukan potensi permasalahan.

Selain itu, kinerja dari eksekutif di bawah Kementerian BUMN yang tidak mampu melihat secara komprehensif akar permasalahan adalah bukti jika kinerja BUMN selama ini sebatas laporan "ABS" asal bapak senang.

Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Jajat Nurjaman mengatakan, secara kekuasaan memang itu di bawah Kementerian BUMN yang telah lalai dalam menjalankan kewajiban.


"Jika sebatas ABS tanpa melakukan penelusuran lebih jauh patut diduga ada kemungkinan selama ini telah terjadi konspirasi besar yang tidak hanya sebatas melibatkan para petinggi Jiwasraya," tutur Jajat, Senin (23/12).

Jajat menambahkan, dan jika benar apa yang dikatakan pemerintah bahwa permasalahan ini sudah terjadi sejak 10 tahun yang lalu, lantas bagaimana dengan hasil kinerja DPR sebagai lembaga pengawas.

Jika kejadian ini tidak diungkap secara detail maka akan menimbulkan kecurigaan di masyarakat apakah ini benar hanya sebatas kesalahan dari pimpinan Jiwasraya, atau memang sudah ada skenario besar untuk bersama-sama merampok uang negara.

"Tidak cukup sebuah kesalahan yang jelas-jelas menimbulkan kerugian negara yang besar hanya bisanya menyalahkan sekelompok orang. Ini merupakan tantangan besar bagi Jaksa Agung yang baru, apakah akan mampu mengungkap aktor di balik semua ini atau hanya selesai dengan pada sati figur," tutup Jajat.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya