Berita

Jansen SItindaon (kiri)/Net

Politik

Demokrat Tantang Jokowi Dan PDIP Beri Data Jiwasraya Merugi Era SBY

SENIN, 23 DESEMBER 2019 | 09:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut Jiwasraya pesakitan sejak 10 tahun lalu atau era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terus menuai kecaman dari kader Partai Demokrat.

Diawali dengan penolakan politisi Demokrat Andi Arief. Dia menilai pernyataan Jokowi seperti mencari kambing hitam. Sebab, Jiwasraya mulai merugi triliunan rupiah sejak Jokowi menjabat sebagai presiden.

Pernyataan itu kemudian mendapat tanggapan dari pendukung Jokowi di PDIP, Aria Bima. Menurutnya, apa yang disampaikan Jokowi pasti didasarkan pada fakta yang objektif.


Tanggapan itu membuat Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon angkat bicara. Dia lantas mengajak Jokowi dan PDIP untuk menampilkan data keuangan Jiwasraya.

“Endi data'e (mana datanya) Mas Aria Bima? Kok tidak ditampilkan,” tanyanya.

Menurut Jansen, ketimbang beradu argumen yang tidak jelas, lebih baik setiap pembelaan menunjukkan data masing-masing. Khususnya data ketika Jiwasraya diserahkan dari pemerintah SBY ke Jokowi.

“Apakah dia dalam keadaan tidak sehat? 2017 aja dia masih untung,” tutupnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya