Berita

Menperin Agus Gumiwang terus genjot arus investasi dari Taiwan/Kemenperin

Bisnis

Kemenperin Kawal Arus Investasi Dari Taiwan

SENIN, 23 DESEMBER 2019 | 08:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah masih membuka pintu kepada para investor yang ingin masuk ke Indonesia untuk menumbuhkan industri manufaktur.

Sejurus dengan itu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melakukan pertemuan dengan sejumlah investor asal Taiwan. Antara lain Litemax Electronics Inc sebuah perusahaan yang memproduksi alat komunikasi digital. Kemudian Sugar Corporation dan CPC Corporation selaku perusahaan minyak dan gas alam.

Terkait kerja sama yang tengah dijalin dengan perusahaan-perusahaan Taiwan, Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, peluang kolaborasi antara pelaku industri di dua negara terbilang sangat prospektif dan dapat menumbuhkan perekonomian nasional. Karena itu, Kemenperin turut mengawal sejumlah investasi di sektor manufaktur dari Taiwan agar cepat terealisasi.


"Dalam beberapa tahun terakhir sudah banyak misi bisnis dari Taiwan yang datang ke Indonesia. Kami meyakini bahwa misi bisnis ini dan kisah sukses dari perusahaan-perusahaan yang sudah berinvestasi di Indonesia dapat menjadi gerbang meningkatnya investasi ke Indonesia," tutur Agus dalam keterangannya di Jakarta, Senin (23/12).

Menurut Agus, upaya memperkuat struktur industri dalam negeri melalui rencana menggandeng investor-investor dari Taiwan tersebut sudah sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang meminta Kementerian terkait investasi dapat menguatkan industri dari sektor hulu sampai hilir.

"Oleh karena itu, Bapak Presiden Joko Widodo menekankan kepada kami untuk mendorong hilirisasi industri di Tanah Air, karena akan berdampak luas terhadap perekonomian nasional seperti peningkatan lapangan kerja," kata Agus.

Kemenperin mencatat, Taiwan berada pada peringkat ke-15 dengan total realisasi 926,9 juta dolar AS atau berkontribusi sebesar 0,7 persen dari seluruh realisasi penanaman modal asing (PMA) pada lima tahun terakhir. Capaian tersebut perlu terus ditingkatkan, mengingat adanya peluang relokasi industri di tengah situasi perang dagang Amerika Serikat dan China.

Lebih jauh, Agus menyebut pihaknya  mengapreasiasi kerja sama Indonesia dengan Taiwan pada pelaksanaan Indonesia-Taiwan Industrial Collaboration Forum (ITICF) awal Desember lalu yang menghasilkan empat MoU kerja sama.

"Pertama, Think Tank Cooperation antara Industry, Science, and Tecnology International Strategy Center (ISTI) serta Industrial Technology Research Institute (ITRI) dengan Paramadina Public Policy Institute (PPPI)," paparnya.

Kemudian, Cooperation of Design Development, antara Taiwan Design Center (TDC) dengan Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin RI yang diwakili Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI Taipei).

Selanjutnya, Advanced Molding Technology and Education Cooperation antara Association of CAE Mold Technology serta Association of Computational Mechanics Taiwan (ACMT) dengan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.

"Berikutnya, Implementation of Industry 4.0 Technology in The Virtual and Augmented Reality, antara Taiwan Association for Virtual And Augmented Reality (TAVAR) dengan Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Kemenperin RI," demikian Agus.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya