Berita

Polisi dan wartawan di tengah aksi unjuk rasa di Hong Kong/The Guardian

Global

Bela Uighur, Ribuan Pengunjuk Rasa Hong Kong Bentrok Dengan Polisi

MINGGU, 22 DESEMBER 2019 | 20:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Aksi unjuk rasa untuk menyuarakan dukungan bagi kelompok muslim Uighur di Xinjiang China berujung dengan bentrok di Hong Kong akhir pekan ini (Minggu, 22/12).

Aksi yang semula damai seketika berubah menjadi kekecauan dan betrok tidak dapat terhindarkan ketika polisi anti huru hara menyemprotkan air kepada kerumunan massa di distrik keuangan Hong Kong. Pengunjuk rasa membalas dengan melemparkan botol kaca dan batu ke arah mereka.

Unjuk rasa itu sendiri diikuti oleh lebih dari 1.000 orang yang terdiri dari anak-anak muda dan orang tua.  Mereka melakukan aksi damai dengan mengibarkan bendera dan poster Uighur.


Dikabarkan The Guardian, para pengunjuk rasa mengenakan pakaian hitam dan topeng untuk menyembunyikan identitas mereka. Mereka membawa serta sejumlah poster dan slogan yang menyuarakan dukungan bagi warga Uighur yang saat ini banyak mengalami penindasan di China.

Beberapa pengunjuk rasa berbunyi, "Bebaskan Uighur, Bebaskan Hong Kong" dan "Otonomi palsu di China menghasilkan genosida".

Diketahui bahwa sebelumnya sejumlah pakar dan aktivis PBB mengatakan sedikitnya satu juta warga Uighur dan anggota kelompok minoritas Muslim lainnya telah ditahan di kamp-kamp di Xinjiang sejak tahun 2017.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya