Berita

Senjata/Net

Dunia

56 Ribu Senjata Diserahkan Warga Selandia Baru Pasca Penembakan Christchurch

MINGGU, 22 DESEMBER 2019 | 07:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Lebih dari 56 ribu senjata diserahkan kepada pihak berwenang Selandia Baru selama masa enam bulan amnesti.

Masa amnesti itu diberlakukan pasca pemerintah Selandia Baru melarang senjata semi-otomatis sebagai tanggapan atas pembunuhan 51 orang di dua masjid di Christchurch.

Larangan itu disetujui oleh parlemen beberapa minggu setelah penembakan mematikan Maret lalu.


Selama masa amnesti, pemerintah melakukan skema pembelian kembali sebagai imbalan kepada warga yang menyerahkan senjata api. Pemilik senjata diberi kompensasi hingga 95 persen dari harga asli senjata sebagai imbalannya.

Program ini resmi berakhir pada tanggal 20 Desember.

"Kami telah mengambil lebih dari 50.000 senjata ini dari komunitas kami. Itu pasti hal yang baik," kata Menteri Kepolisian Selandia Baru Stuart Nash, seperti dimuat BBC.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya