Berita

Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pitra Ratulangi.RMOLJatim

Sepak Bola

Sepak Bola Jawa Timur Dipelototi Satgas Antimafia Bola

MINGGU, 22 DESEMBER 2019 | 04:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Jilid II Mabes Polri terus menggeber tugasnya sejak Agustus 2019 lalu. Sebanyak 13 satgas wilayah juga terus bekerja, termasuk Satgas Wilayah Jawa Timur.

Jalannya pertandingan sepak bola nasional, mulai dari Liga 1 hingga Liga 3, terus dipelototi Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pitra Ratulangi yang merupakan Kepala Satgas Antimafia Bola Wilayah Jawa Timur dan timnya.

Dalam memantau setiap pertandingan yang disinyalir rawan pengaturan skor, Pitra melibatkan Kasubdit Jatanras Polda Jatim Kompol Oki Ahadian Purwono sebagai Kasubsatgas Gakkum dan Kanit V Subdit III Jatanras Polda Jatim AKP M. Aldy Sulaeman sebagai Kepala Tim (Katim) Lidik.


"Kami, Satgas Antimafia Bola akan terus awasi setiap pertandingan bola dengan menurunkan tim surveilance serta mengumpulkan semua informasi terkait pertandingan bola," terang Pitra, Sabtu (21/12), dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Bersama timnya, Pitra juga memastikan akan menangkap siapapun yang berani mengatur skor pertandingan, mulai dari manajemen klub, pemain, wasit hingga para mafia bola.

Jika masih ada yang coba bermain-main mengatur pertandingan, akan kami tangkap," tegas Pitra.

Dalam menjalankan tugasnya, Pitra dan timnya terbagi dalam beberapa bagian, mulai dari penganalisa pertandingan melalui video hingga tim yang menggali informasi di lapangan.

Bila sebuah pertandingan disinyalir sengaja diatur, timnya akan melakukan penyelidikan, mulai dari perwakilan masing-masing suporter, untuk menyaring informasi terkait pertandingan yang dimaksud. Termasuk juga mengonfirmasi penyelenggara atau perangkat pertandingan yang bertugas saat pertandingan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya