Berita

Kritikan Mesut Ozil kepada Pemerintah China masih berbuntut panjang/Net

Sepak Bola

Buntut Kritikan Ozil Soal Uighur, China Hapus Namanya Dari Game PES Dan FIFA

KAMIS, 19 DESEMBER 2019 | 16:27 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kritik pedas yang dilontarkan Mesut Ozil terhadap Pemerintah China atas tindakan mereka kepada minoritas Muslim Uighur masih berbuntut panjang.

Dikabarkan ESPN, pihak China yang berang dengan tudingan gelandang serang Arsenal itu kini telah menghapus sosok Ozil dari game sepak bola paling digemari saat ini, Pro Evolution Soccer (PES) dan FIFA.

NetEase selaku pihak yang mendistribusikan game PES di China telah memutuskan untuk menghapus nama Ozil dalam permainan multiplatform tersebut.


"Komentar Ozil melukai perasaan rakyat China dan melukai semangat dan perdamaian di dalam olahraga. Kami tidak mengerti, kami tidak menerimanya, atau memaafkan itu," demikian pernyataan NetEase, seperti dikutip Goal.

Ini merupakan respons kesekian yang dilakukan pihak China dalam menanggapi komentar pedas pemain berpaspor Jerman itu.

Sebelumnya, sejumlah aksi protes dilakukan warga China yang membakar jersey Ozil. Tak hanya itu, Pemerintah China pun mendadak batal menayangkan siaran langsung laga Arsenal melawan Manchester City pada akhir pekan lalu.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya