Berita

Syamsudin Haris (dua dari kanan)/RMOL

Politik

Peneliti Senior LIPI: Oligarki Ancaman Nyata Demokrasi

RABU, 18 DESEMBER 2019 | 14:10 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Budaya oligarki adalah ancaman nyata dari sistem demokrasi di Indonesia yang sudah berjalan setidaknya setelah reformasi 1998.

Begitu dikatakan peneliti senior LIPI Syamsudin Haris dalam diskusi akhir tahun FISIP UIN Syarif Hidyatullah Jakarta "Partai Politik Dan Kecenderungan Politik Oligarki", di Auditorium Bahtiar Effendy, FISIP UIN Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (18/12).

"Oligarki sangat mengancam demokrasi kita, sebab itu tidak sesuai dengan semangat reformasi yang sudah kita alami sejak 98," ujar Syamsuddin.


Hadir juga sebagai pembicara dalam diskusi ini adalah Dekan FISIP UIN Jakarta, Ali Munhanif dan dosen Universitas Gajah Mada, Kuskrido Ambardi.

Syamsuddin menjelaskan bahwa tidak baiknya oligarki adalah menutup munculnya potensi-potensi lain saat beberapa elite lebih mengutamakan kroninya.

Dalam konteks demokrasi sebagai kedaulatan rakyat, kata dia, kaum oligarki ini tidak ingin ada calon pemimpin yang seharusnya dipilih langsung justru menghalangi langkah kroninya.

"Jika oligarki mendominasi dan menguasai tentu ini akan mengancam demokrasi kita, sehingga yang terjadi kemudian bukan kedaulatan rakyat melainkan kedaukatan kaum oligarki," jelas Syamsuddin.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya