Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Boeing Stop Sementara Produksi Pesawat 737 Max

SELASA, 17 DESEMBER 2019 | 07:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Produsen pesawat terbang asal Amerika Serikat, Boeing memutuskan untuk menghentikan produksi pesawat jenis 737 Max yang bermasalah pada Januari 2020 mendatang. Keputusan itu diumumkan oleh pihak Boeing dalam sebuah pernyataan awal pekan ini (Senin, 16/12).

Diketahui bahwa produksi jet terbaru itu tetap berlangsung pasca dua kecelakaan mematikan akhir tahun 2018 lalu di Indonesia dan awal tahun 2019 ini di Ethiopia. Dua kecelakaan fatal tersebut merenggut lebih dari 300 korban jiwa.

Pasca kecelakaan fatal itu, banyak negara mendaratkan pesawat Boeing 737 Max dengan alasan keamanan.


Pihak Boeing semula berharap dapat mengembalikan pesawat tersebut agar kembali mengudara pada akhir tahun ini. Namun regulator Amerika Serikat menegaskan bahwa pesawat tidak akan disertifikasi untuk kembali ke langit secepat itu.
Karena itulah, dalam perkembangan terbarunya, Boeing memutuskan untuk tidak akan memberhentikan pekerja yang terkait dengan 737 Max, tetapi penghentian itu kemungkinan akan mempengaruhi pemasok dan ekonomi yang lebih luas.

"Aman mengembalikan 737 Max ke layanan adalah prioritas utama kami," kata produsen pesawat tersebut dalam sebuah pernyataan.

"Kami tahu bahwa proses menyetujui 737 Max untuk kembali ke layanan, dan menentukan persyaratan pelatihan yang tepat, harus luar biasa teliti dan kuat, untuk memastikan bahwa regulator, pelanggan, dan masyarakat penerbangan kami memiliki kepercayaan diri dalam pembaruan 737 Max," sambungnya, seperti dimuat BBC.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya