Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Hukuman Mati Buat Koruptor, Adilkah?

MINGGU, 15 DESEMBER 2019 | 16:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Argumentasi soal hukuman mati yang menyebut lebih murah biayanya dibandingkan menahan terpidana dalam penjara ternyata banyak mengandung kesalahan.

Direktur Eksekutif Amnesty Internasional, Usman Hamid mengatakan, hukuman mati termasuk ke dalam perlakukan kejam.

"Saya tidak melihat argumen yang memadai terhadap hukuman mati. Indonesia kehilangan justifikasi moral tentang itu. Badan internasional juga telah melarang," ungkapnya saat mengisi diskusi di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (15/12).


Menurutnya, pada dasarnya manusia punya akal dan bisa berubah. Maka Usman menyarankan lebih baik memasyarakatkan lagi orang yang salah.

"Kalau saya ditanya hukuman mati buat koruptor adil atau tidak? Saya balik nanya, kalau bapakmu Koruptor, di hukum mati gimana?" pungkasnya.

Pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengatakan hukuman mati bagi koruptor bisa saja dimasukkan ke revisi UU jika ada kehendak masyarakat menyedot perhatian Publik.

Jokowi bicara soal hukuman mati saat mendapatkan pertanyaan dari siswa SMKN 57 Jakarta dalam acara #PrestasiTanpaKorupsi.
 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya