Berita

Ekonom senior DR Rizal Ramli/Net

Politik

Ekonomi Nyungsep, Ramalan Rizal Ramli 9 Bulan Lalu Yang Jadi Kenyataan

SENIN, 09 DESEMBER 2019 | 12:40 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Lagi, lagi, dan lagi. Layaknya ahli nujum, ramalan dari ekonom senior DR Rizal Ramli menjadi kenyataan.

Namun ramalan dari Rizal Ramli bukan menggunakan jurus simsalabim, melainkan prediksi yang didasarkan pada kebijakan pemerintah.

Seperti prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia bakal nyungsep di akhir tahun 2019. Sejak sembilan bulan lalu Rizal Ramli sudah memprediksi hal tersebut. Tepatnya, saat mantan Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu menghadiri acara deklarasi alumni Perguruan Tinggi se-Sumsel pendukung 02 di Palembang pada tanggal 31 Maret 2019.


Saat memberi sambutan, Rizal dengan tegas mengkritik kebijakan tim ekonomi Jokowi yang dipimpin Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Menurutnya, kebijakan ekonomi makro yang diterapkan menteri berpredikat terbaik dunia itu salah arah, sehingga membuat ekonomi mentok di 5 persen dan cenderung nyungsep ke 4 persen.

“Ekonomi sedang melambat, budget malah dipotong, pajak diuber, itu bikin ekonomi nambah nyungsep,” katanya.

Di satu sisi, tidak ada gebrakan atau strategi baru dari menteri yang disebutnya sebagai menteri terbalik itu dalam mengubah kondisi. Padahal saat itu, Jokowi perlu meyakinkan publik untuk menang di Pilpres 2019 melawan Prabowo Subianto, yang menjanjikan ekonomi tumbuh 8 persen dalam 100 hari.

Prabowo, menurutnya, berpikir revolusioner kala itu. Sebab, ketum Partai Gerindra mengupayakan sejumlah hal demi mencapai tujuan. Mulai dari menurunkan tarif listrik, sehingga ibu-ibu dapat menghemat Rp 500-600 ribu per bulan, hingga rencana menurunkan harga sembako yang mampu menghemat pengeluaran rumah tangga hingga Rp 50 ribu per hari atau sebulan Rp 1,5 juta.

Alih alih melakukan gebrakan sama, pemerintah justru menwarkan solusi konyol. Jokowi meminta petani karet, sawit, dan kopra yang harganya anjlok beralih menanam jengkol dan pete.

“Ini jelas sekali solusi pemerintah tidak cerdas,” tegas Rizal Ramli.

Kini, ramalan mantan Menko Kemaritiman itu seperti jadi nyata. Sekuritas-sekuritas besar asing memproyeksikan bahwa perekonomian Indonesia akan tumbuh di bawah 5 persen pada tahun 2019, sesuai dengan prediksi Rizal Ramli.

JPMorgan Chase memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 4,9 persen pada tahun ini, sementara Deutsche Bank menaruh proyeksinya di level 4,8 persen.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya