Berita

Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Anak Pejabat Saja Dilayani Berlebihan, Apalagi Anak Presiden Maju Pilkada

MINGGU, 08 DESEMBER 2019 | 08:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Rencana putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan menantunya, Bobby Nasution ikut dalam gelaran Pilkada Serentak 2020 terus menuai sorotan.

Pasalnya, baik Gibran dan Bobby dipastikan akan mendapat bantuan dari kaki tangan penguasa untuk memperlancar jalan menjadi kepala daerah.

Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon mengingatkan, di Indonesia masih banyak pejabat yang memanjakan patronnya. Sudah menjadi lazim, anak pejabat yang lebih tinggi bakal turut mendapat perlakukan istimewa dari pejabat di bawahnya.


Hal serupa, sambungnya, juga akan terjadi pada pencalonan Gibran di Solo dan Bobby di Medan.  

“Ada embel-embel anak pejabat saja dilayani berlebihan di bawah. Apalagi ini ada embel-embel anak dan menantu presiden, bisa silau dan "overacting" pejabat dan pemodal di bawah ingin cari muka ke presiden," katanya kepada wartawan, Minggu (8/12).

Dia lantas membandingkan pencalonan tersebut dengan yang dilakukan anak Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). AHY maju di Pilkada DKI 2017 tepat setelah ayahnya lengser.

"Benar, AHY memang baru maju pilkada pasca Pak SBY sudah tidak lagi menjabat presiden. Karena memang itu sikap Pak SBY kepada anggota keluarganya," ujar Jansen.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya