Berita

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Net

Politik

AHY Pompa Semangat 45 Taruna Demokrat Angkatan Pertama

SABTU, 07 DESEMBER 2019 | 06:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuka pendidikan tahap akhir Akademi Demokrat Angkatan Pertama di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (6/12).

"Akademi Demokrat adalah salah satu sarana pendidikan politik bagi kader muda Partai Demokrat. Saya menyebutnya, AKABRI-nya Partai Demokrat. Mereka ditempa dan dididik dengan tripola dasar yaitu akademik, jasmani, dan mental-kepribadian," kata AHY menjelaskan tentang Akademi Demokrat.

Sebelumnya para Taruna, panggilan untuk mereka yang mengikuti pendidikan ini, sudah menjalani pendidikan Tahap Pratama (tahap pertama) yang dimulai pada September 2018 selama 2 minggu dan selama lima bulan melakukan pendidikan Tahap Madya (pendidikan lapangan) di dapil masing-masing.


Dari tanggal 5 Desember 2019 hingga satu minggu ke depan, para Taruna yang lolos pendidikan Tahap Pratama dan Tahap Madya, akan dilatih, dididik dan dibekali dengan berbagai materi yang berguna dalam menjalankan tugas mendampingi para Anggota Legislatif melaksanakan tugas sehari-hari.

Kepada para Taruna, AHY meminta untuk mengikuti rangkaian pendidikan akhir ini dengan sungguh-sungguh.

"Buktikan bahwa memang Taruna Akademi Demokrat adalah manusia-manusia pilihan," seru AHY.

"Bangga tidak kalian mengenakan seragam ini," tanya AHY. "Banggaaaa ...," jawab kompak para Taruna yang mengenakan seragam lengkap Akademi Demokrat.

"Kalau kalian senang dan bangga, saya berharap bisa menjaga kehormatan diri, terutama saat menggunakan seragam ini. Seragam ini bukan pembagian cuma-cuma. Ini bisa kalian gunakan karena kalian memang berhak menggunakannya," tambah AHY.

"Oleh karena itu, kalian harus tampil dengan optimisme, rasa percaya diri, dan juga semangat. Menunjukkan identitas dan karakter sejati dari Taruna Akademi Demokrat. Karakter pejuang, karakter patriot, karakter pemimpin yang dibutuhkan oleh Partai Demokrat dan Indonesia di masa mendatang," AHY menjelaskan.

Dari 278 Taruna yang mengikuti tahap pertama dan kedua, 45 Taruna lolos mengikuti Tahap Utama.

"Teman-teman kalian yang tidak bisa ikut hadir di ruangan ini juga adalah mereka yang memiliki potensi dan kapasitas yang baik. Tetap kita saling rangkul, saling menyapa. Saya berharap, teman-teman yang lainnya yang tidak bisa ikut sampai dengan tahap akhir ini tetap menjadi bagian dari keluarga besar Akademi Demokrat dan partai yang kita cintai ini. Kita ingin mereka juga sukses," pesan AHY yang disambut tepuk tangan para Taruna yang hadir.

Usai membuka secara resmi pendidikan tahap akhir ini, AHY langsung memberikan materi pendidikan bertema kepemimpinan. Selain AHY, selama satu minggu ke depan para Taruna akan menerima pembekalan materi oleh para pakar di bidangnya masing-masing, seperti Dino Patti Djalal, Andi Mallaranggeng, hingga Ketua Fraksi DPR RI Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono.

Materi pendidikan yang diberikan pun mencakup beragam bidang seperti hukum, komunikasi politik, ekonomi, sistem birokrasi dan pemerintahan.

Pembekalan materi ini nantinya akan berguna dalam menjalankan tugas mereka mendampingi para Anggota Legislatif melaksanakan tugas, baik sebagai staf ahli, staf administrasi, maupun staf perbantuan di dapil masing-masing.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya