Berita

Menkeu Sri Mulyani (kedua kiri) jelaskan kronologi penyelundupan Harley Davidson milik Dirut Garuda/RMOL

Politik

Sri Mulyani Beberkan Kronologi Penyelundupan Harley Davidson Milik Dirut Garuda

KAMIS, 05 DESEMBER 2019 | 19:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Keuangan, Sri Mulyani membeberkan kronologi penyelundupan Harley Davidson dan sepeda mahal Brompton yang diduga kuat milik Dirut Garuda Indonesia, Ari Askhara.

Ia menjelaskan, moge tersebut dipereteli dan dimasukkan ke dalam 15 dus. Pada Minggu (17/11), petugas Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan pemeriksaan terhadap pesawat Garuda GA 9721 tipe Airbus A 330-900 yang merupakan pesawat baru. Pesawat ini diketahui baru dibeli Indonesia dari dari Prancis.

“Tipe Airbus A 330-900, dia memang terbang khusus untuk pengadaan pesawat oleh Garuda dari Prancis ke Cengkareng dan mendarat ke Garuda maintenance facility, ini adalah PLB (pusat logistik berikat),” ucap Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (5/12).


Di dalam pesawat tersebut, terdapat 22 penumpang yang merupakan kru dan penumpang dengan inisial IGNA, IGARDD, IJ, ER, RA, Ml, RBS, HA, WT, DSRW, LSB, STPN, SAW, NWP, MFR, MHH, S, MET, JPU, JS, ABL, dan LJYG tanpa cargo.

Hasil pemeriksaan bea cuka pada kabin kokpit dan kabin pesawat, tidak ditemukan pelanggan kepabean barang kargo lainnya dan sesuai dengan cargo manifest.

“Namun petugas bea cukai (memeriksa) pada lambung pesawat, yaitu tempat bagasi penumpang. Di sana ditemukan beberapa koper penumpang dan 18 box yang memiliki claim tax sebagai bagasi penumpang,” paparnya.

Petugas pun memeriksa bagasi lantaran pemilik koper tidak menyerahkan custom declaration, melainkan hanya melalui keterangan lisan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, 18 kotak tersebut ditemukan satu atas nama SAS. Ditemukan motor Harley dengan kondisi terurai dan tiga lainnya atas nama LS berisi dua sepeda merk Bromptom dalam kondisi baru dengan aksesoris sepeda tersebut, kayaknya populer banget di Jakarta,” jelasnya.

Hasil penelusuran di pasaran, perkiraan nilai motor Harley Davidson tersebut berkisar antara Rp 200 juta sampai dengan Rp 800 juta per unitnya, sedangkan nilai dari sepeda Brompton berkisar antara Rp 50 juta sampai dengan Rp 60 juta per unitnya.

“Sehingga perkiraan total kerugian negara berkisar antara Rp 532 juta sampai dengan Rp 1,5 miliar,” tambahnya.

Kementerian Keuangan Bea Cukai berkomitmen untuk terus berupaya secara kontinu dalam memberantas berbagai modus penyelundupan sebagai bentuk penegakan hukum dalam rangka mengamankan hak-hak negara.

“Kementerian Keuangan dan Bea Cukai juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu patuh terhadap ketentuan yang telah ditetapkan,” tandasnya.

Atas temuan tersebut, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir akhirnya memutuskan untuk mencopot Dirut Garuda. Hal lanjutan akan dilakukan sesuai dengan prosedur yang ada.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya