Berita

Jaya Suprana

Jaya Suprana

Darahomologi

KAMIS, 05 DESEMBER 2019 | 06:15 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

DARAH memiliki peran sangat penting bagi apa yang disebut sebagai kehidupan. Bahkan layak dikatakan bahwa tanpa darah mustahil manusia dan jenis satwa tertentu hidup.

Darah

Darah adalah suatu jenis cairan yang berfungsi mengedarkan zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh makhluk hidup serta menyalurkan bahan-bahan kimia hasil metabolisme dan juga pertahanan tubuh terhadap virus atau bakteri. Pada serangga, darah yang disebut sebagai hemolimfe tidak terlibat dalam peredaran oksigen.


Oksigen pada serangga diedarkan melalui sistem trakea berupa saluran-saluran yang menyalurkan udara secara langsung ke jaringan tubuh. Darah serangga mengangkut zat ke jaringan tubuh dan menyingkirkan bahan sisa metabolisme.

Pada jenis hewan invertebrata ukuran kecil, oksigen langsung meresap ke dalam plasma darah karena protein pembawa oksigen-nya terlarut secara bebas. Hemoglobin merupakan protein pengangkut oksigen paling efektif dan terdapat pada vertebrata. Darah berwarna biru, mengandung tembaga digunakan oleh kelompok  moluska.

Cumi-cumi memiliki vanabin protein yang mengandung vanadium berwarna hijau muda, biru, atau kuning oranye.  Ada pula kiasan darah biru bagi mereka yang disebut sebagai kaum ningrat. Darah juga bisa memunculkan warna biru pada kulit manusia apabila  terkena pukulan cukup keras. Saya rutin memeriksa kadar gula darah dan tekanan darah demi mencegah diabetes dan hipertensi.

Nasionalisme

Pendek kata darah memang penting bagi kehidupan manusia. Namun darah tidak sedemikian penting sehingga bisa digunakan untuk mengukur kadar nasionalisme seseorang.

Terbukti bisa saja seorang warga Indonesia berdarah Jerman seperti Frans Magnis Suseno atau berdarah Belanda seperti Douwes Dekker, Karlina Supeli atau berdarah Arab seperti Salim Said, Amien Rais, Anies Baswedan, Najwa Shihab atau berdarah India seperti Kobalen, HS Dillon , keluarga besar Punjabi atau berdarah Afghanistan seperti keluarga besar Gulrang Shah atau berdarah China seperti Kwik Kian Gie, Christianto Wibisono, Nano Riantiarno,  Tan Yoe Hok, Susi Susanti dan lain-lainnya dapat diyakini pasti tidak kalah dalam hal cinta Indonesia ketimbang mereka yang mengaku berdarah Indonesia “asli”.

Penulis adalah warga Indonesia yang cinta Indonesia


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya