Berita

Rocky Gerung/Net

Politik

Diduga Hina Presiden, Rocky Gerung Kemungkinan Akan Dijerat Pasal "Karet" UU ITE

RABU, 04 DESEMBER 2019 | 23:35 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengamat politik Rocky Gerung akan dilaporkan oleh PDI Perjuangan lantaran diduga menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Rocky diduga akan dijerat degan Pasal 28 ayat (2) UU nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE) karena menyebut "presiden tidak ngerti Pancasila" saat menjadi pembicara di salah satu stasiun tv swasta.

Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin menuturkan, UU ITE menjadi problem di pemerintahan Presiden Joko Widodo.


"Itulah (UU ITE) problem di kita. Undang-Undang dibentuk secara represif. Sehingga bisa ditafsirkan oleh penegak hukum dengan pasal karet itu," kata Ujang saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (4/12).

Faktanya, kata Ujang, penegak hukum seringkali cepat memproses laporan-laporan yang berbeda aliran politik dengan pemerintah.

Sementara laporan-laporan yang ditujukan kepada pendukung pemerintah lambat ditindak.

"Penegakan hukum harusnya adil dan tidak pandang bulu, tidak menyasar kepada orang orang kritis saja," tutur Ujang.

"Jadi semunya diperlakukan sama dalam konteks menjaga hukum kita," tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya