Berita

Menteri KKP Edhy Prabowo tertantang dengan perintah Jokowi/RMOL

Politik

Jokowi Minta KKP Percepat Perizinan Kapal, Edhy: Saya Merasa Tertantang

RABU, 04 DESEMBER 2019 | 13:48 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perintah Presiden Joko Widodo terhadap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) cukup tegas: percepat proses perizinan kapal.

Atas perintah Jokowi ini, Menteri KKP Edhy Prabowo merasa tertantang. Dia pun menekankan kepada seluruh jajarannya bahwa program yang sedang dan akan dikerjakan harus sejalan dengan perintah Presiden Jokowi.

Hal ini diutarakan Edhy saat mengawali arahannya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (4/12).


"Pak Presiden Jokowi berulang kali menegaskan untuk peningkatan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM)," ujar Edhy.

Lanjut Edhy, masalah yang sering KKP tangani adalah soal perizinan kapal. Namun bukan hanya itu masalah utamanya.

Perizinan tersebut jadi masalah karena ternyata masih banyak SDM nelayan yang tidak bisa baca tulis. Inilah yang membuat Edhy prihatin.

"Kapal itu harus bawa izin. Tapi bagaimana kalau SDM kita nggak bisa baca tulis. Maka kita akan ajarkan itu karena SDM adalah kunci," ungkap Edhy.

Dalam rapat terbatas bersama Presiden, Edhy mengaku diperintahkan mempercepat perizinan kapal. Sebab selama ini proses perizinan kapal sampai berminggu-minggu.

"Saya diperintahkan beliau (Jokowi) kalau izin bisa dibuat satu jam kenapa berhari hari? Untuk itu saya merasa tertantang," tegas Edhy.

Oleh karena, KKP menggandeng Kementerian Perhubungan untuk dapat berkoordinasi soal perizinan kapal.

"Kita bersyukur Kemenhub bantu kita berkoordinasi. Yang penting bukan hanya soal izinnya. Tapi begitu izin itu keluar, mengurusnya harus satu atap. Jadi tidak bolak-balik," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya