Berita

Munas Golkar/RMOL

Politik

MUNAS GOLKAR

Sudah 8 Provinsi Terima LPJ Dan Dukung Airlangga Pimpin Golkar Lagi

RABU, 04 DESEMBER 2019 | 12:10 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tidak ada penolakan dari pengurus daerah atau DPD baik tingkat provinsi dan kabupaten/kota terhadap laporan pertanggungjawaban pengurus DPP Partai Golkar periode 2014 hingga 2019.

Laporan pertanggungjawaban tersebut dibacakan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dalam forum musyawarah nasional (munas).

Salah satu persetujuan disampaikan Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara, Ahmad Doli Kurnia yang didampingi seluruh pengurus DPD II dalam agenda pemandangan umum menanggapi LPJ.


"Setelah mendengar laporan tadi yang merupakan cerminan kinerja DPP, merasakan betul itu adalah real yang kita rasakan bersama-sama," ujar Doli.

Untuk melanjutkan kinerja positif di Partai Golkar, Doli pun meminta kesediaan Airlangga kembali menjadi ketua umum.

Lebih dari itu, kata Doli, DPD Sumatera Utara merekomendasikan Airlangga sebagai calon presiden yang harus diusung Partai Golkar di Pemilu 2024.

"Untuk menjaga semangat dan soliditas, saya kira munas ini penting juga merekomendasikan pencalonan presiden pada 2024, yaitu ketua umum kita Bapak Airlangga Hartarto," katanya.

Tidak jauh berbeda, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa sejak Munas direncanakan maka dukungan sudah bulat untuk Airlangga.

"Sejak awal kami tidak berubah, Pak Airlangga harus bersedia kembali ditetapkan sebagai ketua umum di forum ini," ujar Dedi.

Antusias mendengar rekomendasikan pengurus DPD itu, peserta munas pun pekikkan nama Airlangga.

"Airlangga!” pekik peserta Munas dari sisi kanan.

"Orang baik!” jawab peserta Munas yang bergemuruh di seluruh ruangan.

Hingga pukul 12.00 WIB, sudah 8 DPD I bersama DPD II di bawahnya yang menyampaikan pandangannya terhadap LPJ DPP Partai Golkar.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya