Berita

Zulkifli Hasan dinilai tengah berupaya melanggengkan kekuasaan sebagai Ketua Umum PAN/RMOL

Politik

Zulhas Inginkan Dua Periode, Pengamat: Dia Mau Merusak Tradisi

RABU, 04 DESEMBER 2019 | 09:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Suhu di tubuh Partai Amanat Nasional (PAN) tengah tinggi. Karena ada dugaan upaya mengubah paksa tradisi yang telah berlangsung lama di partai tersebut.

Tradisi tersebut adalah jabatan Ketua Umum yang hanya satu periode. Kini, tradisi tersebut tengah digoyang oleh sang petahana, Zulkifli Hasan.

Pasalnya, terdapat dugaan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di sejumlah daerah dipaksa oleh oknum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) untuk mendukung Zulhas, sapaan akrabnya.


Menanggapi hal ini, Direktur Eksekutif Voxpol Centre Pangi Syarwi Chaniago menilai, Zulhas seperti ingin merusak tradisi PAN.

Sebab, dijelaskan Pangi, dalam sejarah partai berlambang matahari tersebut, ketua umum selalu satu periode.

"Tradisi satu periode ketua umum dirusak. Tradisi pemilihan ketua umum melibatkan kader dirusak, dan fenomena itu sedang menggerogoti partai politik hari ini," ujarnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (3/12).

Pemilihan Ketua Umum PAN, disebutkan Pangi, memang tergantung kepada restu pendiri sekaligus Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais.

Namun demikian, jika melihat gelagat politik Zulhas, saat ini marwah PAN dan pengaruh Amien tengah diuji.

"Apakah masih efektif pengaruh beliau (Amien) atau tidak? Nah itu yang diuji," pungkas Pangi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya