Berita

DR Rizal Ramli/Net

Politik

Bagi Rizal Ramli, Kerugian Buang 20 Ribu Ton Beras Hanya Puncak Gunung Es

RABU, 04 DESEMBER 2019 | 09:30 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ekonom senior DR Rizal Ramli sudah jauh-jauh hari mengkritisi kebijakan impor beras dari mantan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Sebab impor dilakukan tanpa data valid dan jor-joran.

Lebih-lebih, impor dalam jumlah besar dilakukan meski harus mengesampingkan petani yang sedang panen raya. Tercatat pada 2018, Indonesia melakukan impor beras hingga 2,25 juta ton.

Hasilnya, kini 20 ribu ton beras yang sudah mengendap selama setahun terancam membusuk dan harus dibuang oleh Bulog dari gudang. Jika dirupiahkan, beras itu setara dengan Rp 160 miliar.


Rizal Ramli pun turut mengomentari polemik buang beras tersebut. Baginya, kerugian yang mencapai Rp 160 miliar baru sebatas puncak dari gunung es.

Puncak gunung es merupakan ungkapan untuk menggambarkan bahwa masalah yang terlihat di permukaan hanya sebagian kecil. Sementara masalah yang tidak terlihat jauh lebih besar dari yang terlihat.

“Itu hanya “the tip of the iceberg”. Kerugian jauh lebih besar lagi,” terangnya dalam akun Twitter pribadi, Selasa (3/12).

Mantan kepala Bulog era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur bahkan melihat potensi kerugian impor jor-joran tersebut melebih skandal Century yang merugikan negara hampir Rp 7 triliun.

"Potensi kerugian negara nyaris 10 triliun, belum kerugian petani, lebih besar dari skandal Century," tegasnya.

"KPK malu dong. Mas Agus, Laode, Basaria, ayo bertindak," tandasnya.  

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya