Berita

Ahmad Doli Kurnia/Net

Politik

MUNAS GOLKAR

Ahmad Doli Kurnia, Sosok Tepat Dampingi Airlangga Hartarto

RABU, 04 DESEMBER 2019 | 08:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Laju petahana Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Musyawarah Nasional (Munas) Golkar akan tanpa hambatan. Hal ini seiring pesaingnya, Bambang Soesatyo resmi menyatakan mundur dari bursa pencalonan.

Polemik Golkar pun beralih. Bukan lagi siapa ketua umum yang menjadi perhatian, tapi siapa sekjen yang akan mendampingi Airlangga Hartarto.     

Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai, Airlangga harus mendapat pendamping yang mempunyai rekam jejak mumpuni.


Sosok tersebut juga harus mampu bekerja dengan akselarasi tinggi, energik, kreatif, inovatif, dan berani menjadi garda terdepan menegakkan perjuangan partai.

“Tentu juga yang tak kalah pentingnya harus sosok yang membuat Airlangga merasa nyaman bersamanya lima tahun ke depan,” terangnya kepada wartawan, Rabu (4/12).

Sekjen juga harus merupakan sosok yang akan memegang tongkat estafet di 2024 mendatang. Seperti Ketum, Sekjen pun harus mencerminkan sosok perubahan dalam tubuh partai yang didominasi warna kuning ini, agar bisa memenangkan setiap momen politik.

Adapun sosok yang memenuhi kriteria tersebut adalah Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia. Pelaksana tugas (Plt) Ketua Golkar Sumatera Utara itu, sambung Emrus, merupakan anak muda yang visioner dan berani secara tegas menolak jika ada kader yang diduga melakukan tindak pidana korupsi.

“Doli juga seorang aktivis. Ia punya nyali luar biasa menolak dan melawan praktik korupsi yang dilakukan oleh Setya Novanto yang masih menjabat ketum partai saat itu,” ujar Emrus memberi penilaian pada mantan ketum PP AMPG tersebut.

Loyalitas Doli, sambungnya, tidak perlu diragukan. Sebab mantan ketum KNPI itu adalah sosok yang merayap dari bawah di Golkar.

“Dia menguasai betul seluk beluk dinamika politik di internal Golkar,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya