Berita

Saan Mustopa/Net

Politik

Soal Wacana Presiden 3 Periode, Nasdem Tidak Langsung Manut Pada Jokowi

RABU, 04 DESEMBER 2019 | 07:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai Nasdem tidak serta merta manut pada perintah Presiden Joko Widodo yang mendesak agar jabatan presiden selama tiga periode dihentikan.

Jokowi dengan tegas menyebut wacana itu hanya akan menampar muka dan menjerumuskannya.

Perintah Jokowi tidak langsung membuat Nasdem sebagai salah satu partai yang terus mendengungkan wacana tersebut tunduk.


Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Saan Mustopa mengurai bahwa pihaknya akan menunggu respon publik. Jika publik menghendaki jabatan presiden bisa ditambah jadi tiga periode, maka Nasdem akan ikuti permintaan rakyat.

"Ya kita lihat dulu. Kita lihat dulu respons publiknya seperti apa. Kalau umumnya publik oke, ya kita jalan," katanya saat ditemui di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (3/12).

Saat bahkan menyebut pernyataan tegas Jokowi sebatas menjadi bahan pertimbangan bagi Partai Nasdem. Sementara pertimbangan utama tetap ada pada respon publik.

"Jadi tinggal kita lihat, publik seperti apa, menunggu publik," tambah Saan.  

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya