Berita

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Serang, TB Urip Henus/RMOL

Nusantara

Banyak Kebutuhan, RAPBD Serang Defisit Rp 74 Miliar

RABU, 04 DESEMBER 2019 | 03:50 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Serang 2020 mengalami defisit Rp 74 miliar. Belanja tidak langsung masih mendominasi dalam RAPBD Kota Serang 2020 tersebut.

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Serang, TB Urip Henus mengatakan, RAPBD terjadi defisit karena memang Pemkot banyak kebutuhan tapi hanya punya uang sedikit.

"Jadi gimana, terpaksa kami ngambil langkah defisit tadi. Dengan defisit ini mudah-mudahan semua yang diinginkan bisa berjalan dengan baik," kata Urip seperti dilansir dari Kantor Berita RMOLBanten, Selasa (3/12).


Urip menambahkan, defisit ini terjadi karena pendapatan asli daerah (PAD) Serang masih kecil.

"Tuntutan banyak sana-sini, kita bagi-bagi,"  imbuhnya.

Untuk menutupi defisit tersebut lanjut, Urip, nanti akan ada penghematan dan efisiensi dari dinas misal dinas minta anggaran Rp 5 miliar pasti akan ada sisa anggaran.  

"Nah sisa anggaran itu kita kumpulkan dan dimungkinkan bisa terbayar walau tidak full 100 persen kita pasti bisa bayar," paparnya.

Pria yang menjabat sebagai Sekda Kota Serang ini menuturkan, akan ada penekanan pada peningkatan PAD Kota Serang, berhasil atau tidak yang penting  sudah berusaha.

"Kalau ini berhasil bisa nutup defisit tadi," harapnya.

Terkait dengan belanja tidak langsung yang masih mendominasi, kata Urip, pada dasarnya sama saja pihaknya sudah melakukan sesuai dengan ketentuan baik belanja tidak langsung atau belanja langsung.  

"Jadi kita sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Setiap tahun kita sudah maksimal bentuk penghasilan, kita tekan dan kita gak main-main. Setiap tahun sebetulnya naik, cuma angkanya belum signifikan," pungkasnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Changhong Perpanjang Garansi Produk Elektronik hingga 25 Tahun, Ini Rinciannya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:22

Tim Satgas Hanura Mulai Safari Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:58

Jangan Cuma Pembeli, Indonesia harus jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:51

Bank Lokal Tumbuh Pesat, Citi Pilih Tinggalkan Bisnis Ritel Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:38

Investasi Danantara Jadi Kunci Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:47

Seskab Teddy Tiga Besar Jajaran Menteri dengan Kinerja Terbaik

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:14

Elite PBNU Sibuk Urus Tambang, Gagal Pimpin Jam'iyah

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:30

Banteng Jakarta FC Bidik Juara Soekarno Cup 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:26

30 Eks Bankir Citibank Wariskan Pelajaran Karier Lewat Buku Growing with Purpose

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:50

Besok, Dishub DKI Jakarta Launching 3 Terobosan Mobilitas Warga

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:18

Selengkapnya