Berita

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang/RMOL

Hukum

KPK Janji Usut Dugaan Korupsi Impor Beras Era Menteri Enggar

SELASA, 03 DESEMBER 2019 | 11:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami dugaan korupsi terkait impor beras yang mengakibatkan puluhan ribu ton beras cadangan bakal dibuang oleh Perum Bulog.

Bulog akan membuang 20 ribu ton beras busuk senilai Rp 160 miliar.

Adanya beras membusuk di gudang Bulog adalah akibat dari impor ugal-ugalan pada era Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Terbukti, kerugian negara telah nyata di depan mata.


Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, pihaknya masih mendalami dugaan korupsi terhadap impor beras tersebut.

"Saya harus baca dulu kasusnya apakah masuk dalam kompetensi KPK. Kalau dari sisi penindakan, tentu KPK perlu mendalami lebih dahulu tentang siapa penyelenggara negaranya, berapa negara rugi dan lain-lain," ucap Saut kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (3/12).

Pihaknya harus mempelajari apakah terjadi problem kelembagaan ataupun regulasi yang mengaturnya. Sehingga, kasus ini masuk dalam isu korupsi atau tidak.

"Bisa jadi tidak ada isu korupsi di situ, tapi isu inefisiensi, tata kelola, mismanagement dan lain-lain. Harus dipelajari lebih dulu yang lain apakah ada problem kelembagaan ataupun regulasi yang mengaturnya," jelas Saut.

Walau demikian, lanjut Saut, KPK juga telah melakukan pencegahan melalui tiga pintu. Yakni melalui kelembagaan, regulasi serta tata kelola.

"Bisa bisnis proses atau tata kelola yang yang perlu ditinjau lagi, sehingga supply chain perberasan dari tahun ke tahun dihadapkan pada berbagai masalah," pungkas Saut.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya