Berita

Natalius Pigai/Net

Politik

Natalius Pigai: Negara Hanya Bekerja Untuk Orang Kaya

JUMAT, 29 NOVEMBER 2019 | 18:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Aktivis senior asal Papua Natalius Pigai mengatakan, pemerintahan Presiden Joko Widodo hanya peduli dengan orang kaya. Sementara warga yang berada di garis kemiskinan tidak diperhatikan.

Natalius merangkum fakta. Pada Maret 2019, penduduk miskin di Indonesia sebesar 25,14 juta orang (data BPS). Dan Asian Development Bank (ADB) melaporkan, sebanyak 22 juta orang Indonesia masih menderita kelaparan.

Tidak hanya itu, Natalius melanjutkan seperti mengutip data BPS, jumlah pengangguran naik 50 ribu orang per Agustus 2019. Dengan kenaikan tersebut, jumlah pengangguran meningkat dari 7 juta orang pada Agustus 2018 lalu menjadi 7,05 juta orang.


Selanjutnya, ranking Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia menurun dari 108 ke 116 dunia pada 2019.

Dan paling parah lagi, lanjut Natalius, selama lima tahun ini ada 17 ribu orang kaya baru. Pundi-pundi mereka bertambah 10 persen setiap tahunnya.

Di sisi lain, masih kata Natalius, lahan di Pulau Jawa susut 200 ribu hektare, industri hanya tumbuh 3 persen, sebanyak 188 pabrik di Jawa Barat tutup, dan 68 ribu di-PHK.

Puncaknya, pertumbuhan ekonomi nasional terus merosot, dari 5,07 persen turun jadi 5,02 persen.

"Yang ingin saya katakan, berarti APBN masuk ke kantong orang kaya, orang miskin tidak tersentuh. Negara ini hanya bekerja untuk orang kaya," demikian Natalius Pigai.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya