Berita

Zulkifli Hasan/Net

Politik

JELANG KONGRES PAN

Analis Politik: Melihat Yang Sudah-sudah, Zulkifli Hasan Tamat!

KAMIS, 28 NOVEMBER 2019 | 17:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Petahana Ketua Umum PAN Zulkif Hasan masih berpeluang kembali menjadi ketua umum periode 2020-2025. PAN akan menggelar Kongres pada awal tahun depan untuk memilih nahkoda baru.

Pasalnya, Zulhas sapaan akrab Wakil Ketua MPR itu mengklaim sudah didukung 28 DPW. Dan di dalam AD/ART partai, tidak ada larangan ketum menjabat dua periode.

Namun, berkacara dari sebelumnya, tidak ada ketum yang menjabat dua periode di PAN. Amien Rais, Sutrisno Bachir dan Hatta Rajasa hanya satu periode menjabat.


"Kalau kita melihat yang sudah-sudah, Zulhas sudah selesai," kata analis politik dari Voxpol Center Reseach and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (28/11).

Di sisi lain, Zulhas juga tidak berhasil menaikkan perolehan kursi di DPR RI. Dari 48 kursi pada Pemilu 2014, menurun menjadi 44 kursi hasil Pemilu 2019.

Ditambah, lanjut Pangi, di bawah kepemimpinan Zulhas, PAN juga terkesan mau merapat ke pemerintahan.

Hal itu bertolak belakang dengan sikap Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yang menginginkan partai berlambang matahari itu berada di luar pemerintahan.

Amien sendiri, sambung Pangi, sepertinya ingin ketum PAN mendatang harus bisa menjadi check and balance bagi pemerintahan Presiden Jokowi, tidak main dua kaki. Dan tentu bisa menaikkan elektabilitas partai pada pemilu mendatang.

"Kalau melihat selera Amien, kayaknya peluang Zulhas tipis. Amien itu masih salah satu faktor penentu. Dia masih punya bargaining yang kuat di PAN," ucapnya.

Hingga saat ini, ada lima calon ketum PAN yang digadang-gadang. Yaitu, Zulkifli Hasan (petahana), Dradjad Wibowo (Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN), Mulfachri Harahap (Wakil Ketua Umum PAN), Asman Abnur (mantan Menteri PAN-RB) dan Bima Arya (Walikota Bogor). Sementara Hanafi Rais (Ketua Fraksi PAN di DPR) digadang-gadang menjadi sekjen.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya