Berita

Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Pengamat: Jadi Ketum, AHY Harus Lepas Dari Bayang-bayang SBY

KAMIS, 28 NOVEMBER 2019 | 16:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang saat ini menjabat Wakil Ketua Umum Partai Demokrat disebut-sebut menjadi calon kuat ketua umum pada Kongres Demokrat 2020.

"AHY memang tidak mungkin lepas dari bayang-bayang SBY. Tapi mulai sekarang harus dikurangi pelan-pelan," kata analis politik dari Voxpol Center Reseach and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (28/11).

Jelas Pangi, setelah AHY diangkat menjadi Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat dan sekarang menjabat Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, itu sudah menjadi tanda-tanda AHY telah disiapkan menjadi pimpinan tertinggi partai menggantikan sang ayah SBY.


Tapi kata dia, dengan menyandang nama besar Presiden dua periode itu, AHY harus bisa pelan-pelan menjadi politisi sendiri. Pensiunan dini TNI itu harus genuine, jangan lagi di bawah bayang-bayang SBY.

Soal ide dan pemikiran, AHY bisa terus mengasah dan belajar. Intinya, kalau terus di bawah bayang-bayang SBY, SBY yang dominan bukan AHY.

Lanjut Pangi, kalau benar AHY ingin dijadikan ketum partai, potensi konflik dan gejolak di internal harus diminimalisir.

"Sekarang, tinggal bagaimana mengelola partai agar tidak ada gejolak. Artinya, AHY harus diterima semua pihak," tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya