Berita

Kas Hartadi masih berharap bisa terus melatih Sriwijaya FC/Net

Sepak Bola

Gagal Capai Target, Pelatih Sriwijaya FC Hanya Bisa Pasrah

RABU, 27 NOVEMBER 2019 | 15:50 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Perjalanan hidup itu bak roda pedati, kata orang. Kadang di atas, suatu waktu ada di bawah.

Inilah yang tengah dialami Kas Hartadi. Sempat membawa Sriwijaya FC menjadi juara ISL 2012, Kas Hartadi justru gagal mencapai target saat kembali menangani Laskar Wong Kito pada Liga 2 2019.

Sejak didapuk menjadi pelatih pada awal musim ini, eks pelatih Kalteng Putra ini sudah dibebani target untuk mengembalikan tim pujaan warga Palembang ini ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Liga 1.


Apa lacur, Kas Hartadi gagal mencapai target. Dalam laga penentuan untuk meraih tiket terakhir ke Liga 1, Sriwijaya FC kalah tipis 0-1 dari Persiraja Banda Aceh.

Atas kegagalan tersebut, pelatih asal Solo ini pun mengaku siap dengan putusan manajemen terhadap dirinya. Meskipun, dia tetap berharap bisa bertahan karena sudah kadung betah bersama Sriwijaya FC.

"Jika manajemen masih butuh saya, saya siap. Tapi semua tergantung manajemen SFC," ucapnya.

Untuk diketahui, kompetisi Liga 2 2019 telah resmi berakhir. Tiga tim berhak promosi ke Liga 1 2020. Mereka adalah Persita Tangerang, Persik Kediri, dan Persiraja Banda Aceh. Untuk juara direbut Persik Kediri setelah mengalahkan Persita dengan skor 3-2 di babak final, Senin lalu (25/11).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya