Berita

Aktivis Pemuda Adi Widodo/Net

Nusantara

Tujuh Stafsus Milenial Jokowi Bisa Memotivasi Pemuda Daerah

SENIN, 25 NOVEMBER 2019 | 14:39 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

Presiden Joko Widodo menunjuk tujuh staf khusus (stafsus) dari kalangan milenial. Hal ini diperlukan lantaran Jokowi merasa perlu menggandeng pemuda untuk memberikan terobosan dan inovasi dalam pembangunan Indonesia.

Demikian yang diungkapkan aktivis pemuda Adi Widodo. Menurutnya, penunjukan staf khusus dari kalangan milenial ini bisa memotivasi kelompok pemuda di daerah untuk maju membangun 'kampungnya'.

"Sudah saatnya tokoh muda tampil ke depan memimpin pembangunan," kata Adi dalam keterangannya, Senin (25/11).


Menurut Adi, salah satu daerah di Indonesia yang memiliki potensi untuk maju adalah daerah Tuban, Jawa Timur. Ia melihat, daerah tersebut harus dipimpin generasi muda agar pembangunannya menjadi lebih maksimal.

"Tuban perlu perubahan signifikan. Tuban perlu pemimpin yang mengerti bagaimana menjadikan Tuban sebagai daerah yang unggul, memiliki daya saing global dan yang pasti tetap menujukan karakter luhur Tuban sebagai wilayah yang menjadi bagian sejarah terbentuknya Nusantara," paparnya.

Lebih lanjut Adi mengatakan, pemerintah Tuban juga harus memajukan transportasi dan kawasan wisata. Pasalnya, dua  sektor ini bisa menjadi “magnet” untuk menarik wisatawan maupun investor.

“Jika pihak luar sudah tahu Tuban itu seperti apa, saya yakin siapa pun akan tertarik bahkan siap berinvestasi di Tuban," tegasnya.

Selain memiliki potensi wisata, Tuban juga memiliki potensi besar di sektor pertanian, usaha mikro kecil dan menengah, serta hasil laut dan tambang.

"Ini harus diolah dengan baik agar pembangunan menjadi lebih maksimal," tutupnya.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya