Berita

PM Israel Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Netanyahu Setuju Diadakan Pemilihan Ketua Partai Likud 6 Minggu Mendatang

SENIN, 25 NOVEMBER 2019 | 05:47 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kini harus bersiap menghadapi tantangan kepemimpinan pada Partai Likud yang dipimpinnya, pasca keluarnya dakwaan dari Kejaksaan Agung mengenai dugaan keterlibatan Netanyahu dalam 3 kasus korupsi.

Dalam 2 hari belakangan ini, anggota Partai Likud Gideon Sa'ar gencar mengajukan usulan agar diadakan pemilihan Ketua Partai Likud untuk mengantisipasi jika Netanyahu tak bisa lagi memimpin partai ini.

Menanggapi usulan itu, Netanyahu pada hari Minggu (24/11) malam menyetujui permintaan Gideon Sa'ar, untuk dilakukan pemilihan pendahuluan kepemimpinan baru Partai Likud.


Politisi Partai Likud yang kini duduk di DPR, Haim Katz, yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Pusat Partai Likud, mengatakan bahwa Netanyahu setuju untuk mengadakan pemilihan itu enam minggu ke depan.

Hari Kamis (21/11) lalu, Jaksa Agung Avichai Mandelblit, secara mengejutkan mengumumkan dakwaan terhadap Perdana Menteri Netanyahu.

Ini pertama kali terjadi dalam sejarah Israel bahwa dimana seorang perdana menteri yang sedang menjabat menghadapi masalah hukum.

Partai Likud sendiri, berdasarkan pemilihan umum tahun ini berhasil mendapatkan 32 kursi di DPR sehingga muncullah slogan dan catatan khusus berbunyi "Likud dipimpin oleh Netanyahu" sebagai apresiasi terhadap Netanyahu.

Dan walau Netanyahu sudah menyetujui dilakukan pemilihan internal di partainya, Partai Likud mengecam manuver Gideon Sa'ar.

Melalui akun resmi Partai Likud di Twitter pada hari Minggu (24/11) dituliskan seperti ini, "Sangat disayangkan ketika Perdana Menteri Netanyahu sedang berjuang menjaga keamanan Israel di semua lini dan bekerja untuk mempertahankan pemerintahan Likud, Gideon Sa'ar seperti biasa menunjukkan angka nol dalam hal kesetiaannya dan melakukan tindakan subversi yang maksimum"

Partai Likud menuliskan juga di akun Twitter mereka, "Sebagian besar menteri menteri dari Likud, yang mewakili sebagian besar pejabat Likud, terang-terangan menyatakan dukungan resmi kepada Perdana Menteri Netanyahu. Antara lain adalah Amir Ohana, Yariv Levin, Yuval Steinitz, Amsalem, Ze'ev Elkin, Miri Regev, Nir Barkat dan lainnya. Tapi media tidak memberitakan besarnya dukungan yang luar biasa dari internal Partai Likud kepada PM Netanyahu dalam upaya mengubah realitas," demikian cuitan akun Partai Likud.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Polri Butuh Reformasi Kultural dan Tetap di Bawah Presiden

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:30

Jokowi Dianggap Stres Akibat Gejala Post-Power Syndrome

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:03

BPKH Limited Perkuat Fondasi Kedaulatan Ekonomi Haji

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:41

Inosentius Samsul Batal jadi Hakim MK Ternyata Ditugaskan ke Danantara

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:21

Polda Metro Tangkap Dua Pria Pembawa Ratusan Pil Ekstasi dari Lampung

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:03

Waketum PKB Tepis Klaim Jokowi soal Revisi UU KPK Inisiatif DPR

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:40

BPKH Genjot Investasi Ekosistem Haji dan Siap jadi Pemain Global

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:15

Santunan hingga Beasiswa Diberikan untuk Keluarga Prajurit yang Gugur

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:47

Penabrak Rumah Anak Jusuf Kalla Seorang Perempuan

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:40

Purbaya Curiga Isu Gratifikasi Pejabat Kemenkeu Diramaikan Pembenci

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:28

Selengkapnya